Dirjen Pajak pensiun akan langsung digantikan

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi berulang tahun ke-60 pada Rabu (8/11) ini sehingga memasuki usia pensiun. Namun, dirinya dipastikan bakal bertugas hingga akhir akhir bulan ini.

Sekretaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto mengatakan, bertambahnya usia itu tidak ada urusannya dengan jabatan.

“Walaupun Pak Ken ulang tahun (di awal bulan), ia tetap menjabat sampai habis bulan. Jadi, per 1 Desember (tidak menjabat). Itu definitif. Tidak ada Plt (pelaksana tugas) atau PLh (pelaksana harian),” kata Hadiyanto di kantornya, Selasa (7/11) malam.

Saat ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tengah mencari pengganti untuk mengisi jabatan pimpinan otoritas pajak itu. “Ya, pokoknya kami cari yang terbaik yang bisa jalankan tugas,” kata Sri Mulyani.

Sumber Kontan.co.id menyebut, Sri Mulyani sudah mengusulkan tiga nama sebagai pengganti Ken, termasuk di antaranya adalah Hadiyanto sendiri. Selain itu, nama Suryo Utomo yang saat ini menjabat Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak juga disebut-sebut bakal menggantikan Ken.

Namun, beberapa kali disinggung soal mereka diusung sebagai pengganti Ken, Hadiyanto dan Suryo kerap enggan berkomentar dan melengos pergi. Adapun, KONTAN mendengar, nama Awan Nurmawan Nuh yang saat ini menjabat Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak juga menjadi pertimbangan.

Namun demikian, Sri Mulyani belum ingin membeberkan lebih lanjut terkait proses ini. Begitu pula nama-nama kandidat Dirjen Pajak pengganti Ken nantinya. “Nanti saya sampaikan kalau sudah ada hasilnya,” ucapnya.

Asal tahu saja, Ken mendapatkan kursi Dirjen Pajak setelah memenangi lelang jabatan tahun 2015. Beberapa pesaing Ken saat itu yang sekarang masih aktif adalah Poltak Maruli John Liberty Hutagaol yang saat ini menjabat Direktur Perpajakan Internasional, lalu Catur Rini Widosari-Kepala Kanwil Pajak Banten

Selama masa kepemimpinan Ken, dunia usaha merasakan berbagai suka dan duka. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bidang Hubungan Internasional dan Investasi Shinta Widjaja Kamdani menilai Ken sudah cukup baik karena Ditjen Pajak semakin terbuka dengan masukan dari kalangan pengusaha.

Meski demikian, ada beberapa kebijakan dan pernyataan dari Ken yang menimbulkan keresahan, seperti menyalahkan pengusaha bila ada pegawai Ditjen Pajak yang melakukan korupsi. “Padahal banyak sekali pengusaha yang rajin bayar pajak,” kata Shinta.

Meski begitu, Shinta menyatakan bahwa kepemimpinan Ken meninggalkan kesan, yakni program amnesti pajak. “Kami sangat menghargai kinerja beliau terlebih lagi saat program amnesti pajak kemarin,” ucapnya.

Sumber : kontan.co.id

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: