Identitas Tunggal, Cara Pemerintah Berantas Pengemplang Pajak

Dokumen terkait lokasi penyimpanan uang para miliarder dan perusahaan multinasional dengan suaka pajak kembali mencuat. Kali ini muncul dengan sebutan ‘Paradise Papers’.

Deputi II Kantor Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho mengatakan, pemerintah akan membenahi data wajib pajak yang akan disinkronisasikan dengan data kependudukan dan catatan sipil. Hal ini agar bisa mudah menelusuri manakala ada wajib pajak yang mengemplang pajak dan menyimpan uangnya di negara-negara suaka pajak

“Yang jadi fokus kita ini masalah data, tugas pemerintah penting, ke single identity, kalau liat konteks besar, data untuk pembangunan, cakupan wajib pajak yang ada di NPWP harus single identity,” ujarnya dalam diskusi Polemik MNC Trijaya FM bertema ‘Paradise Papers cerita Atau Fakta?’ di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).

“Penting pemerintah wajib memperbaiki database kependudukan, harus didorong ada identitas tunggal jadi basis,” imbuhnya.

Yanuar menambahkan pentingnya identitas tunggal di data kependudukan dan data perpajakan akan berdampak pada keseriusan pemerintah dalam transparansi dan akuntabilitas keuangan.

“Saya llihat data menjadi sangat penting bagi pemerintah untuk tanggung jawab dan akuntabel. Kami dorong teman-teman di pemerintahan untuk semakin terbuka. Banyak nanti orang yang enggak nyaman,” pumgkasnya.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: