Kata Buruh, Turunnya Daya Beli karena Upah Murah

Massa aksi demo buruh 10 November menyebut daya beli masyarakat belakangan ini mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya, murahnya upah buruh.

Deputi Presiden KSPI Muhammad Husni mengatakan ditetapkannya PP 78/2015 menyebabkan pendapatan butuh jatuh dan tertahan. Akibatnya adalah daya beli masyarakat menjadi rontok.

“Sangat aneh ketika upah dibatasi kemudian pengeluaran justru ditingkatkan, ini Presiden Jokowi tidak pro kaum buruh. upah dibatasi hanya naik 8-10 persen taoi kemudian harga listrik naik 130persen,” terang Husni disela unjuk rasa buruh didepan Balai Agung Jakarta, Jumat (10/11).

Hancurnya pendapatan buruh ini, kata Husni, mengakibatkan buruh tidak sanggup lagi untuk membeli produk -produk industri dan tidak sanggup lagi mendorong UKM menjadi maju.

“Upah buruh hanya cukup untuk kebutuhan anak sekolah, kebutuhan makan minum dan rumah saja. Tidak ada lagi pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada industri-industri berkembang,” tuntasnya.

Sumber : indopos.co.id

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: