Buruh Sebut Jokowi Bapak Upah Murah

Ribuan buruh dari berbagai daerah yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Balaikota DKI dan akan berlanjut dengan longmarch ke Istana Negara, Jumat, (10/11/2017) yang bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Massa aksi buruh selain menuntut kepada pasangan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno untuk merevisi penetapan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta yang semula Rp 3,6 juta sekian menjadi Rp 3,9 juta sekian.

Selain itu, mereka menuntut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencabut PP 78 tahun 2015 tentang Pengupahan agar dikembalikan ke Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan karena dianggap tidak pro terhadap kaum buruh.

Muhammad Rusdi, Deputi Presiden KSPI mengatakan PP 78 tahun 2015 melanggar Undang-undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 karena UMP yang seharusnya diputuskan berdasarkan mekanisme survey KHL (kebutuhan hidup layak) yang mempertimbangkan 60 item, dengan PP 78 tahun 2015 survey KHL ditiadakan dan pengupahan dihitung berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan angka inflasi.

“Kami anggap Pak Jokowi adalah presiden yang tidak taat pada asas aturan di Indonesia, dia membuat aturan yang berbenturan dengan ketentuan undang-undang. Untuk itu, kami sudah memberi gelar pak Jokowi beliau adalah bapak upah murah di Indonesia,” ujar Rusdi lantang dengan pengeras suara didepan Balaikota DKI Jakarta.

Dengan diketuk palu PP 78 tahun 2015 sebagai patokan penentuan UMP, Rusdi sebut menyebabkan buruh semakin terpuruk dimana upah buruh jatuh, pendapatan buruh jatuh dan daya beli hancur, karena dengan UMP yang tidak seimbang dengan kebutuhan hidup maka buruh tidak bisa lagi menyisihkan upah untuk kesejahteraan hidup.

“Aneh ketika upah dibatasi tapi pengeluaran justru di tingkatkan, presiden yang tidak pro buruh, upah hanya naik 8 sampai 10 persen sedangkan listrik naik 130 persen inilah yang menyebabkan daya beli hancur, upah buruh tidak lagi bisa membeli produk-produk industri, upah buruh tidak sanggup lagi mendorong UKM jadi maju. Karena upah buruh hanya cukup untuk kebutuhan anak sekolah, makan, minum, dan biaya kontrak rumah,” pungkasnya.

Sumber : poskotanews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: