Pemerintah Siapkan Insentif Pajak R&D dan Vokasi

 

Pemerintah menyiapkan insentif pajak berupa tax rebate atau tax deduction (potongan pajak) bagi perusahaan yang mengalokasikan anggaran untuk penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) dan pendidikan vokasi. Pengurangan pajak diberikan masing-masing sebesar 300% dan 200% dari anggaran R&D dan pendiikan vokasi yang dialokasikan perusahaan.

Menurut Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, usulan itu sudah dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan dibahas dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

“Kami terus berkoordinasi. Ibu Menkeu menyambut positif. Mudah-mudahan skema insentif ini disetujui dan segera selesai, sehingga bisa diterapkan secepatnya pada kuartal I-2018,” kata Airlangga Hartarto pada Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Membangun Industri Nasional Berkelanjutan yang diselenggarakan Kadin Indonesia di Jakarta, Senin (27/11).

Berdasarkan data Industrial Research Institute (IRI), Indonesia termasuk negara yang mengalokasikan anggaran sangat rendah untuk R&D. Indonesia hanya mengalokasikan anggaran sebesar 0,22% terhadap produk domestik bruto (PDB) versi keseimbangan kemampuan berbelanja atau purchasing power parity (PPP).

Angka itu lebih rendah dari Malaysia (0,80%), Singapura (2,65%), Jepang (3,40%), Korea Selatan (3,60%), Tiongkok (1,95%), dan AS (2,78%).

Sumber : beritasatu.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: