Lepas Jabatan Dirjen Pajak, Ken Ingin Gabung Taksi Online

Ken Dwijugiasteadi telah memasuki masa pensiun sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Dirinya pun resmi menanggalkan jabatannya sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak yang kini telah digantikan oleh Robert Pakpahan.

Setelah tidak lagi menjabat sebagai pejabat negara, Ken konsisten menjawab jika dirinya ingin menjalani hidupnya sebagai driver taksi online.

“Saya mau jadi supir taksi online,” kata Ken di kantor pusat DJP, Jakarta Pusat, Kamis, 30 November 2017.

Sebagai informasi, Ken menjabat sebagai Plt Dirjen Pajak sejak 1 Desember 2015, menggantikan Sigit Priadi Pramudito yang mengundurkan diri. Dirinya dilantik secara definitif pada 1 Maret 2016.

Ken mengawali kariernya di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan dengan menjadi staf di Sekretariat DJP.

Pada 1989, dirinya dipromosikan menduduki jabatan eselon IV sebagai Kepala Sub bagian Kepegawaian. Pada 1992, dia dipindahkan menjadi Kepala Seksi Wajib Pajak Perseorangan. Kemudian, di 1997, Ken dipromosikan menjadi pejabat eselon III sebagai Kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Pekanbaru.

Selain itu, di level eselon III, dirinya juga pernah dipercaya menjadi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bojonegoro, dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak badan dan orang asing satu.

Kariernya semakin cemerlang pada 2003 sehingga dirinya diangkat sebagai Direktur Informasi Perpajakan.

Kemudian pada 2006, dirinya diposisikan sebagai Kepala Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur hingga 2008. Setelah itu dirinya dipindah tugas ke Jawa Timur hingga 2015. Setelahnya dia dipercaya menjabat sebagai Staf Ahli Menkeu bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak.

Dirinya merupakan salah satu dari empat kandidat calon Dirjen Pajak yang lolos dalam bursa lelang pada 2015, sebelum akhirnya terpilih Sigit Priadi Pramudito sebagai Dirjen Pajak.

Dalam perjalanan karier di DJP, Ken mengatakan banyak suka duka yang dilaluinya. Dia mengatakan pada saat menjabat sebagai Dirjen Pajak, jika ada kegagalan, maka itu menjadi tanggung jawab dirinya. Sebaliknya, jika sukses, maka berkat keberhasilan semua jajaran DJP.

“Sukanya saya merasa bahagia kalau teman-teman saya sukses. Sedangkan dukanya saya sedih kalau ada orang susah,” tandas dia.

Sumber : metrotvnews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Artikel

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: