Sri Mulyani: Gerbang Pembayaran Nasional Bisa Tambah Basis Data Pajak

https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 04 20 1824855 sri-mulyani-gerbang-pembayaran-nasional-bisa-tambah-basis-data-pajak-QAmgxBKbxR.jpg

Bank Indonesia (BI) telah resmi meluncurkan sistem Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau National Payment Gateway (NPG) yang berlaku pada seluruh bank komersil di Tanah Air. Hal ini untuk menyatukan berbagai sistem pembayaran milik berbagai bank berbeda.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati turut mengapresiasi peluncuran GPN ini. Menurutnya transaksi yang akan terjadi dalam GPN akan menambah basis data pajak untuk meningkatkan penerimaan negara. Sehingga melalui database tersebut dapat diketahui apakah orang tersebut merupakan objek bajak atau bukan.

“Pak Agus tadi menyatakan setiap 1 menit ada 10.000 transaksi. Itu terekam karena ada elektronik. Jadi saya akan tau ke mana. Ujungnya itu database penting untuk kewajiban perpajakan yang adil. Nanti kita lihat mana yang objek pajak dan mana subjek pajak dan mana yang tidak harus bayar pajak. Ini untuk Indonesia yang makin adil dan makmur,” ujarnya dalam acara peluncuran GPN di Gedung BI, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Ia melanjutkan, dengan adanya transaksi keuangan yang bisa direkam dengan baik oleh BI, maka dalam hal ink tata kelola perpajakan menjadi baik karena Ditjen Pajak dapat mengurangi kemungkinan fiskus membuat data atau angka sendiri.

“Jadi ini akan lebih baik dari sisi tata kelola, serta dari hak dan kewajiban dalam mengurangi potensi fiskus (aparat pajak) membuat data sendiri. Kalau semua transaksi sudah online dan di dalam GPN ini maka kita semua yang melakukan kegiatan ekonomi di dalam negeri akan bisa terlihat,” paparnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Gubernur BI Agus Martowardojo juga menambahkan bahwa, sistem GPN ini memang untuk mendukung basis data perpajakan. Hal ini dikarenakan GPN bisa menjadi salah satu langkah dari BI untuk merealisasikan komitmen Indonesia untuk Automatic Exchange Of Information (AEoI).

“Kami di bank sentral mengupayakan agar transaksi ini harus terhubung dulu lalu kami dukung AEoI, tetapi kami ingin jaga ini betul-betul digunakan untuk benar dan akurat,” tegas Agus.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: