
Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan peninjauan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta II di Jalan Wahidin Raya, Jakarta Pusat. Peninjauan ini biasa dilakukan Sri Mulyani, karena menjelang akhir tahun dilakukan pelaksanaan pencairan anggaran dan pengelolaan penerimaan negara pada tutup tahun anggaran 2017.
Pantauan Okezone, Sri Mulyani tiba di KPPN Jakarta II pada pukul 11.45 WIB. Dia diampingi Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto dan Sekertaris Jenderal Kementeri Keuangan Hadiyanto serta jajaran pejabat Kementerian Keuangan lainnya.
Mengenakan batik berwarna cokelat, Sri Mulyani langsung masuk ke kantor KPPN dan menanyakan kepada petugas sudah berapa Surat Perintah Membayar (SPM) yang diterima per hari ini.
“Bapak dari mana, bagaimana proses pencairan cepat atau tidak. Berapa SPM yang dilayani,” ujarnya di KPPN Jakarta II, Kamis (21/12/2017).
Saat bertemu satuan kerja (Satker) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Sri Mulyani menyangkan pencairan anggarannya dilakukan di batas akhir. “Ini Bea Cukai kenapa tunggu sampai hari terakhir. Ini ada berapa SPM. Gede-gede lagi nilainya. Kalau gitu saya laporkan Pak Heru (Dirjen Bea Cukai), “ujarnya.
Untuk diketahui, KPPN Jakarta II merupakan KPPN yang paling banyak melakukan pencairan APBN. Dengan kekuatan SDM sebanyak 57 orang dana kelola pencairan sebanyak Rp1.000 triliun.
Sumber : okezone.com
http://www.pemeriksaanpajak.com
Kategori:Berita Pajak
Tinggalkan komentar