Mercedes-Benz Indonesia Sudah Dapat Teguran dari Ditjen Pajak

Mercedes-Benz Indonesia Sudah Dapat Teguran dari Ditjen Pajak

Sejak Mei 2017, Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) tidak lagi mencantumkan data penjualan wholesales ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Akibatnya, baik Gaikindo maupun MBDI mendapat teguran dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Hal ini diungkap Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto.

“Gaikindo atau MBDI juga sudah mendapat teguran dari Dirjen Pajak mengenai hal ini,” tutur Jongkie, saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Rabu (3/1).

Padahal, penyerahan data penjualan ke diler adalah amanat dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 79/PMK Tahun 2013. Sebab, aturan tersebut berkaitan dengan rincian data dan informasi serta tata cara penyampaian data dan informasi mengenai perpajakan.

Padahal menurut Jongkie, MBDI sebelumnya tidak keberatan dengan aturan pencantuman datawholesales itu. Mereka pun sudah membuat kesepakatan terkait hal tersebut.

“Itu Peraturan Menteri Keuangan loh. Karena Gaikindo tidak menerima dari MBDI maka kami tidak dapat meneruskan ke Dirjen Pajak,” ujarnya.

Sementara itu masalah ini sendiri sebetulnya bukan kali pertama dilakukan MBDI. Jongkie mengungkapkan, beberapa tahun lalu pabrikan Jerman itu juga melakukan hal serupa dan berujung dikeluarkannya peringatan dari Kementerian Perindustrian.

“Maka mereka akhirnya patuh. Tapi kali ini mereka tetap tidak mau menyampaikan data-data tersebut,” ucapnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan, sebagai asosiasi, pihaknya harus netral terhadap seluruh anggotanya. Banyak pihak membutuhkan data tersebut, terutama anggota Gaikindo yang juga pemain pada industri otomotif. Sehingga menyertakan data merupakan hal wajib.

“Sehingga setiap anggota bisa melihat dan mempergunakan data-data tersebut untuk keperluan masing2 (barangkali analisa pasar dan sebagainya),” ujarnya.

Jongkie pun membenarkan bila hal tersebut ialah ketentuan dari pusat Mercedes-Benz. Namun, ia berharap, agar MBDI dapat bernegosiasi dengan Daimler AG (pusat Mercedes-Benz) jika ini ialah aturan resmi pemerintah, bukan permintaan Gaikindo.

Sumber : cnnindonesia.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: