Pencantuman Identitas di E-Faktur Efektif 1 April

Jakarta, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan menunda kewajiban bagi pengusaha kena pajak (PKP) non-retail untuk mencantumkan identitas pembeli dalam faktur pajak elektronik (e-faktur) yang diterbitkan. Aturan yang seharusnya berlaku sejak Desember 2017 itu, ditunda hingga April 2018.

Penundaan ini tertuang dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor 31 Tahun 2017 yang ditandatangani Dirjen Pajak Robert Pakpahan pada 29 Desember 2017. “Pengusaha belum siap,” ujar Direktorat Penyuluhan Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama, Jumat (5/1).

Ditjen Pajak berharap, pengusaha memanfaatkan pelonggaran waktu selama empat bulan untuk bersiap-siap. Ditjen Pajak memastikan, pencantuman identitas pembeli di e-faktur akan berlaku mulai 1 April 2018 mendatang.

Dengan pencantuman identitas ini bisa dipantau siapa pembelinya, sehingga Ditjen Pajak bisa melakukan ekstensifikasi. Dus, ada equal treatment antara yang patuh dan yang tak patuh pajak. “Ini tidak berlaku untuk yang eceran. Kalau pedagang eceran tidak buat e-faktur,” ujar Hestu.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Pemeriksaan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: