Capai Target, Pegawai Bea Cukai Terima Tunjangan Penuh

https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 08 20 1841868 capai-target-pegawai-bea-cukai-terima-tunjangan-penuh-Gzf8oUkdZ2.jpg

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat total penerimaannya sebesar Rp192,3 triliun. Capaian ini mencapai sekitar 101,7% dari target sebesar Rp189,14 triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi mengatakan, dengan penerimaan yang melebihi target atau lebih dari 100% maka tunjangan kinerja (tukin) untuk pegawai bea cukai tahun ini juga diterima secara penuh.

“Iya, itu tukin-nya diterima secara penuh,” ungkap Heru di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (8/1/2018).

Menurutnya, dengan kinerja yang baik di tahun 2017 itu maka apresiasi kepada seluruh pegawai bea cukai yang bekerja keras juga diberikan. Apresiasi diberikan dengan penerimaan tukin yang penuh tanpa potongan.

“Karena penerimaan tercapai maka balance skor ke kita atau indikator kinerja utama untuk penerimaan kita kan hijau jadi akan mempengaruhitake home pay-nya,”

Heru menjelaskan penetapan tukin bagi pegawai bea cukai sama dengan pegawai pajak. Di mana saat penerimaan tidak penuh maka akan ada potongan tukin.

“Iya (sama dengan Pajak). (Saat ini tukin) penuh saja enggak dikurangi, enggak ada tambahan, enggak dipotong,” tukasnya.

Untuk diketahui, pemerintah mencatat realisasi penerimaan perpajakan 2017 mencapai Rp1.339,8 triliun atau 91% dari target di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017.

Angka ini terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) Migas sebesar Rp50,3 triliun (120,4%), Pajak nonmigas sebesar Rp1.097,2 triliun (88,4%) dan Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp192,3 triliun.

Sementara itu, realisasi defisit sepanjang tahun ini mencapai 2,57% atau lebih rendah dari target APBN sebesar 2,92%. Dengan demikian maka keseimbangan primer mengecil menjadi 129,3 triliun dari di APBNP 2017 sebesar Rp178 triliun.

Khusus untuk realisasi penerimaan pajak nonmigas realisasi sementara ini hanya sampai tanggal 30 Desember 2017. Sedangkan pada 31 Desember ada penerimaan negara dari perpajakan sebesar Rp4 triliun. Dengan demikian maka penerimaan pajak hingga 31 Desember 2017 mencapai Rp1.151,5 triliun dengan capaian 89,74%.

Artinya dengan angka capaian pajak ini, maka ada selisih antara realisasi dan target (shortfall) sebesar Rp132,1 dari target APBN-P 2017 sebesar Rp1.283,6 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan penerimaan pajak di tahun ini sudah lebih baik dari tahun 2016. Padahal, pada 2016 ada tax amnesty selama 6 bulan dan 2017 hanya 3 bulan.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: