
Hasil panen pada musim tanam I (MT I) kali ini di Kabupaten Kudus dinilai melimpah. Hal itu karena lahan satu hektar rata-rata bisa menghasilkan gabah sebanyak 8 ton.
Masmi, Ketua Gabungan Kelompoj Tani (Gapoktan) Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus mengatakan, petani bisa puas meniknmati hasil panen. Pasalnya, selain hasilnya melimpah, petani juga bisa menikmati keuntungan dari hasil penjualan gabah.
“Kalau dibanding dengan tahun lalu, oanen kali ini lebih melimpah. Tahun lalu diserang hama, selain itu cuaca juga kurang mendukung,” katanya, Rabu (17/1/2018).
Dia mengatakan, harga gabah kali ini perkilogram mencapai Rp 6 ribu. Dengan ditunjang mesin pemanen (combine harvester) petani juga bisa mendapataklan untung lebih, karena selain lebih hemat biaya, petani juga bisa lebih menghemat tenaga.
“Menggunakan mesin (combine harvester) bisa lebioh murah yaitu hanya Rp 2.8 juta perhektar. Sementara kalau dipanen secara manual bisa menghabiskan biaya mencapai Rp 5 juta,” katanya.
Kiswo, Kepala Desa Berugenjang mengatakan, hasil panen di desanya lebih bagus ketimbang tahun 2016 maupn tahun 2017.
Mengaca dengan hasil panen yang melimpah, dia beranggapan kesejahteraan masyarakatnya akan lebih terjamin.
“Hasil panen di Desa Berugenjang hasilnya bagus tahun ini. Dari hasil tersebut bisa mencukupi kebutuhan pangan maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Catur Sulistiyanto, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpangan) Kudus mengatakan, pada bulan Januari 2018 tedapat 1.500 hektar lahan sawah yang siap dipanen. Sementara pada bulan Februari 2018 terdapat 6.000 hektar yang siap dipanen.
“hasilnya bagus. Dari keseluruhan hasil panen pada tahun ini diKudus yang paling potensial yaitu Kecamatan Undaan,” katanya.
Dia mengatakan, dari hasil panen tersebut dapat memberikan angin segar bagi petani. selain hasilnya melimpah, harganya juga tidak anjlok.
“Tapi kalau dari hasil panen kali ini masih harus kami hitung, mampu mencukupi untuk kebutuhan pangan berapa bulan ke depan,” katanya. (*)
Sumber : tribunnews.com
http://www.pemeriksaanpajak.com
Kategori:Berita Ekonomi
Tinggalkan komentar