Industri manufaktur lemah bikin Indonesia masih ketergantungan impor

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ahmad Heri Firdaus mengatakan, ketergantungan nilai impor di Indonesia saat ini sangat tinggi. Menurutnya, hal ini justru menggambarkan lemahnya kemandirian ekonomi nasional.

“Sebagian besar industri masih memasok bahan baku maupun penolong dari impor. Padahal, bahan-bahan tersebut sebagian besar berasal dari ekspor Indonesia, yang telah diolah di negara lain,” kata Ahmad dalam diskusi Alarm Stagnansi Pertumbuhan Ekonomi, di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, (7/2).

Selain itu, lanjutnya, pemerintah seringkali menempuh strategi impor untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti beras, bawang bahkan garam. Itu semua, dikatakan Ahmad akan semakin memperburuk ekonomi di Indonesia.

“Kondisi yang demikian menggambarkan buruknya tata kelola ekonomi domestik dan pada gilirannya berdampak pada kebijakan jangka pendek,” imbuhnya.

Dia menambahkan, Indonesia belum memaksimalkan peran industri manufaktur untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sehingga, lemahnya industri manufaktur dalam negeri justru menimbulkan penurunan nilai tambah (deindustrialisasi) bagi Indonesia.

Dengan demikian, Peneliti INDEF lainnya, Andry Satrio Nugroho mengungkapkan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, perlu adanya usaha dalam menciptakan industri dalam negeri, guna mengurangi nilai impor.

“Industri memiliki multiplier effect dan nilai tambah yang lebih besar dibandingkan dua sektor lainnya. Semisal penciptaan lapangan pekerjaan lebih tinggi dari sektor lainnya,” ungkapnya.

Sumber : merdeka.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: