Fasha Adalah Wajib Pajak Pertama yang Setor SPPT PBB di Mobil Khusus

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha adalah orang pertama yang membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB) di mobil khusus yang telah tersedia saat penyerahan SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) PBB, Kamis (8/2).

“Iya saya juga langsung ikut membayar PBB tadi. Kita menyerahkan SPPT kepada perwakilan wajib pajak potensial seperti pengusaha hotel, restaurant, mall, bandara dan lainnya,” ujarnya Fasha tesenyum.

Menurut Fasha, hingga saat ini kesadaran masyarakat membayar PBB masih rendah namun mengalami peningkatan dari sebelumnya. Maka, pemkot melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi menyediakan berbagai kemudahan. Seperti mobil yang akan keliling ke seluruh kecamatan dan beberapa lokasi seperti mall dan tempat keramaian lainnya.

“Mobil akan keliling untuk mempermudah masyarakat membayar pajak. Kita juga bekerjasama dengan PT POS dan beberapa bank. Ke depan saya ingin agar pembayaran PBB bisa melalui smartphone,” ucapnya.
Kata Fasha Pemkot telah melakukan verifikasi ulang data wajib pajak. Sehingga ada beberapa bangunan yang pajaknya lebih besar dibandingkan sebelumnya.

“Misalnya satu rumah yang awalnya membangun dengan tipe 36. Lalu pemilik rumah setiap tahun melakukan pengembangan bangunan rumah menjadi dua lantai dan penambahan ruang lainnya. Maka, pajaknya pun harus ikut naik sesuai ukuran bangunan,” ujarnya.

Badan Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) menargetkan PAD Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Rp 34 miliar. Namun target PAD tahun ini diturunkan menjadi Rp 28 miliar. Kepala BPPRD Kota Jambi Subhi saat penyerahan SPPT PBB, Kamis, (8/2) mengatakan Pemkot Jambi sengaja menurunkan target PAD tersebut.

Karena pencapaian target PAD 2017 hanya Rp 21,7 miliar. “Kita turunkan target pajak juga dilakukan untuk memverifikasi data pajak potensiali, karena data sebelumnya sudah tidak ada lagi orangnya, ada pula sudah meninggal,” kata Subhi.

Menurutnya target ini diyakini bisa tercapai dengan melakukan jemput bola dan penyediaan berbagai kemudahan fasilitas dalam pembayaran PBB. “Kita optimis dengan berbagai kemudahan dan fasilitas target PAD akan tercapai,” ujarnya. Kata Subhi ada sekitar 129.666 SPPT di 11 kecamatan.

Sumber : tribunnews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: