Tingkatkan Ekspor, Kemendag Fokus Perbaiki Tata Niaga Impor

https: img.okeinfo.net content 2018 02 19 320 1861636 tingkatkan-ekspor-kemendag-fokus-perbaiki-tata-niaga-impor-FQ8yTJuYxY.jpg

Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan terus berupaya untuk meningkatkan ekspor komoditas Indonesia di tahun ini sehingga bisa bersaing dengan negara-negara di ASEAN lainnya.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan mengatakan akan ada beberapa langkah yang difokuskan pemerintah di 2018 ini. Mulai dari memperbaiki tata niaga impor hingga melakukan imbal dagang dengan negara-negara lain.

“Pertama, kami dengan pemerintahan bersama sama telah lakukan istilahnya tata niaga impor. Jadi di tata niaga impor ini khususnya di Kemendag ada 4 kondisi utama yang kita sebut blok-blok nya, yaitu pergeseran pengawasan dari border ke cross border, lalu penyederhanaan prosedur impornya, harmonisasi kebijakannya dan super kemudahan bagi Industri Kecil Menengah (IKM),” ungkapnya di Gedung Kemenperin, Senin (19/2/2018).

Menurutnya, untuk pergeseran border ke cross border dari 35 Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) kaitannya dengan impor, akan digeser pengawasannya menjadi 21 Permendag yang mencakup kurang lebih 2.600 hsco.

“Dalam hal ini yang disebut pergeseran pengawasan, ketentuan-ketentuan persyaratan impor, dokumen impor terhadap produk tersebut tetap berlaku hanya pengawasannya di geser di cross border,” jelasnya.

Lalu untuk penyederhanaan peraturan persetujuan impor Kemendag akan melakukan penyerdehanaan 9 peraturan. Dalam hal ini ada beberapa komoditi impornya yang tadinya mengharuskan dapat rekomendasi dan saat itu sudah dihapus beberapa sehingga akan lebih mudah mendapatkan persetujuan impor.

Kemudian untuk harmonisasi, Kemendag akan melakukan harmonisasi beberapa peraturan, di mana ada 7 Permendag yang masih harus diharmonisasikan yang saat ini sedang dikoordinasikan dengan Kementerian terkait. Selanjutnya, untuk penanganan isu hambatan perdagangan di negara tujuan yang selalu terjadi akan ditangani secara komperhensif oleh Pemerintah sehingga produk ekspor Indonesia tidak dapat hambatan berarti ke negara tujuan ekspor.

Sementara itu, fokus kedua Kemendag dalam meningkatkan ekspor adalah melakukan kerja sama perdagangan internasional. “Kami juga sedang lakukan, karena kita kalau disampaikan pak Menteri itu ketinggalan dalam rangka menyusun kerjasama perdagangan dengan negara mitra tujuan ekspor kita, maka tahun ini kita targetkan 10 negara baik multilateral maupun bilateral kita targetkan selesai 2018,” jelasnya.

Fokus ketiga yakni, mengembangkan sistem perdagangan menggunakan cara imbal beli. Dalam tahap ini sebagai rencana pertama, pemerintah sedang menyekesaikan kerjasama perdagangan imbal beli Sukhoi dengan Komoditas RI antara Rusia dan RI.

“Yang terakhir adalah rencananya kita kembangkan juga kerjasama perdagangan dengan negara-negara dimana kita importasi untuk kepentingan pemerintah seperti yang kita rencanakan pembelian crude oil. Kita coba dengan mekanisme imbal beli dengan negara tertentu,” tukasnya.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: