Pendapatan Industri Pakan Kian Tertekan

JAKARTA. Tekanan yang terjadi di industri pakan ternak pada tahun 2017, diprediksi bakal berlanjut tahun ini. Dengan tekanam yang makin kuat, meskipun pendapatan meningkat, laba yang dikantongi lebih kecil. Ini merupakan dampak dari penutupan impor jagung oleh Kemtan.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang peternakan Anton Supit bilang, prospek industri pakan ternak tahun ini masih belum akan membaik. Selain karena faktor bahan baku, tekanan ke industri juga disebabkan karena pelemahan mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS). “Itu berdampak pada harga pakan ayam di Indonesia yang lebih mahal dari Jepang,” katanya ke KONTAN, Minggu (4/3).

Di tengah larangan impor jagung, harga jagung lokal tahun ini diproyeksikan terus naik. Hal ini kian menekan pendapatan industri pakan. Untuk itu, Anton meminta agar pemerintah menyediakan bahan baku pakan yang lebih murah. Hal ini bisa dilakukan dengan mengembangkan lahan jagung agar memenuhi kebutuhan industri.

Tekanan harga bahan baku yang tinggi memang telah menekan keuntungan industri pakan nasional. Salah satunya adalah PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Dalam laporan keuangan 2017, perusahaan ini mencatat penurunan laba 36,78% menjadi Rp 1,03 triliun dibandingkan 2016 yang sebesar Rp 2,8 triliun. Hal serupa juga dialami PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk pada kuartal III-2017. Lapa CPIN turun 22,7% menjadi Rp 1,9 triliun dibandingkan 2016.

Menurut Menteri Pertanian Amran Sulaimam, produksi jagung lokal perlu diserap industri agar petani semakin bergairah. “Jadi kalau ada pengurangan keuntungan sedikit itu tidak masalah,” ujarnya.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: