Industri pangan kekurangan garam, KKP didesak keluarkan rekomendasi impor

Industri pangan tengah dihadapkan pada kekurangan stok bahan baku garam industri. Pemerintah pun didesak agar segera mengeluarkan rekomendasi impor garam supaya kekurangan stok tidak sampai menghambat kegiatan produksi industri pangan.

Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian Muhammad Khayam, membenarkan saat ini memang tengah terjadi kekurangan garam industri sebanyak 500 ribu ton. Pemerintah tengah mencari solusi agar hal tersebut dapat teratasi.

“(Rapat hari ini) pokoknya soal garam ini. Kan udah pada mati dan sebagainya, jadi dicari caranya. Tapi mendingan di gong-nya besok ya. Bagaimana cari jalannya. (Kekurangan garam impor 500 ribu ton) iya bener yang aneka pangan pakai itu,” ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (14/3).

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan izin impor garam sebesar 1,8 juta ton dari target impor 3,7 juta ton. Pihaknya menunggu rekomendasi lanjutan dari Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) untuk mencukupi kebutuhan garam.

“Pokoknya saya nunggu rekomendasi. Saya enggak akan keluarkan kalau tidak ada rekomendasi dari KKP sendiri,” jelas Oke.

Oke mengatakan, dari informasi yang diterimanya 2,3 juta ton garam impor memang telah didatangkan dari luar negeri. Namun demikian, garam tersebut masih tertahan karena rekomendasi dari KKP hanya untuk 1,8 juta ton garam impor.

“Rekomendasi yang dikeluarkan oleh KKP baru 1,8 juta ton. Iya (Yang diimpor sudah mencapai 2,3 juta ton). Oleh karena itu, rekomendasi itulah yang harus segera dikeluarkan lagi oleh KKP,” tegasnya.

Sumber : merdeka.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: