Wah, Ternyata Ditjen Pajak Masih Punya 687 Tunggakan Bukti Permulaan

KPP Bulukumba Optimalkan Layanan Perpajakan di Akhir Tahun | Direktorat  Jenderal Pajak

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak masih mempunyai tanggungan ratusan kasus yang telah diterbitkan surat perintah pemeriksaan bukti permulaan (SPPBP).

Data Ditjen Pajak per akhir 2019 menunjukkan jumlah tunggakan SPPBP sebanyak 687. Jumlah ini naik dibandingkan dengan posisi akhir 2018 yang hanya 580 tunggakan.

Selama tahun 2019, otoritas pajak menangani 1.240 pemeriksaan dengan rincian 580 tunggakan dan 660 SPPBP baru.

Dari jumlah tersebut 546 kasus berhasil diselesaikan yakni 207 bukper diusulkan ke penyidikan, 307 WP mengungkapkan ketidakbenaran perbuatan, 5 surat ketetapan pajak (SKP), dan 34 sumir.

Selain itu, catatan Ditjen Pajak juga menyebutkan bahwa 7 SPPBP dibatalkan. Dengan demikian, sisa tunggakan bukper pada 2019 yang menjadi tanggungan tahun ini mencapai 687 pemeriksaan bukper.

“Penerimaan extra effort dari bukper dan penyidikan senilai Rp2,5 triliun,” tulis laporan yang dikutip Bisnis, Rabu (16/9/2020).

Adapun prioritas pemeriksaan bukti permulaan pada tahun 2019 juga dilakukan terhadap WP yang melakukan restitusi PPN dengan dugaan penyalahgunaan fasilitas konsolidasi barang ekspor.

Dalam hal ini, kegiatan Joint Investigasi DJP dan DJBC mencakup mitigasi risiko terhadap 43 WP konsolidator, 1.500 WP eksportir konsolidasi yang menerima restitusi, dan 7.509 WP eksportir konsolidasi yang SPT-nya dikompensasi nonrestitusi.

Sumber: ekonomi

http://www.pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: