Setoran Pajak Masih Seret, Pertambangan Paling Parah!

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Setoran pajak dari berbagai sektor usaha masih mengalami kontraksi atau tumbuh negatif. Namun pada November terjadi perbaikan ketimbang bulan sebelumnya.

“Industri masih struggle, perdagangan ada ayunan pemulihan yang kuat. Keuangan, konstruksi, cukup menunjukkan adanya pemulihan,” kata Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan, dalam jumpa pers realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 per akhir November, Senin (21/12/2020).

Penerimaan pajak industri pengolahan pada Januari-November 2020 mengalami kontraksi 19,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Padahal pada Januari-November 2019, setoran pajak dari sektor ini tumbuh 3,3%.

Begitu pula pertumbuhan secara bulanan, yang pada November 2020 tumbuh negatif 27,27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lebih dalam ketimbang kontraksi Oktober 2020 yang 26,16%.

Penerimaan pajak dari sektor perdagangan Januari-November 2020 juga terkontraksi 19,65%. Pada Januari-November 2019, sektor ini membukukan pertumbuhan penerimaan pajak 2,36%.

Berbeda dengan industri pengolahan, kontraksi bulanan di sektor perdagangan melandai. Pada November 2020, penerimaan pajak dari sektor ini tumbuh negatif 17,39%. Membaik ketimbang Oktober 2020 yang minus 32,55%.

Berikut adalah rincian pertumbuhan penerimaan pajak menurut sektor usaha:

apbnSumber: Kementerian Keuangan

Sumber: cnbcindonesia

http://www.pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: