Dari Memantau Musuh Sampai Urusan Selingkuh

Tabloid Kontan, 9 NovMelongok lika-liku aktivitas bisnis penyadapan dan anti sadap.

Sudah hampir 45 menit KONTAN menunggu di restoran cepat saji di Lotte Mal Bintaro, Tangerang Selatan. Pesan pendek yang dikirim 5 menit lalu tak jua menuai balasan. Tiba-tiba seorang pengunjung resto yang duduk di seberang ruangan berdiri dan langsung duduk di kursi sebelah.

Steven (bukan nama sebenarnya) melepas topi yang menutup sebagian wajahnya dan mengulurkan tangan. Rupanya sudah lebih dari setengah jam dia memperhatikan KONTAN duduk menunggu. “Sori, saya harus yakin Anda memang beneran mau transaksi,” katanya. “Biasanya saya tidak melayani kopi darat begini. Semua via online”.

Lelaki kelahiran Jakarta ini mengaku harus berhati-hati karena tidak sedikit orang yang tak suka dengan jasa yang ia tawarkan. Maklum, Steven menawarkan jasa yang sangat tak lazim: menyadap komunikasi ponsel atau handphone (HP).

Penyadapan? Inteljen? KPK? Begitu pikiran yang hinggap di kebanyakan orang kalau menyebut istilah penyadapan. Jangan salah, ini sama sekali tak terkait dengan institusi Negara. Sebab, Steven sejatinya hanya warga sipil biasa. Cuma, ia memang menyediakan jasa penyadapan. “bisa dibilang saya ini intel swasta,” katanya.

Biar intel swasta, kapasitas penyadapan yang ditawarkan Steven sangat dalam. Misalnya, kalau mau, Anda bisa mendengarkan percakapan telepon yang keluar atau masuk dari ponsel yang disadap. Anda bahkan bisa mendengarkan suara di sekitar handphone target alias mengubah HP target menjadi alat mata-mata. “Tanpa ada jejak sedikitpun di layar HP target maupun di call logs,” ujarnya.

Anda juga bisa mengetahui posisi ponsel yang disadap dengan fitur Global Positioning System (GPS). Yang lebih canggih, Anda juga bisa membaca seluruh isi SMS, Blackberry Messenger (BBM), Whatsapp dan bahkan email yang keluar/masuk dari ponsel smartphone target. Mengerikan bukan ?

Tetapi, karena intel swasta, kemampuan sadap Steven memiliki keterbatasan. Meski memiliki keterbatasan. Meski kemampuan sadapnya, sangat luas, untuk bisa menyadap, Anda harus memiliki akses ke HP yang ingin disadap. Dengan kata lain, software sadap harus ditanam di ponsel target.

Ini berbeda dengan kemampuan institusi seperti komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau Datasemen Khusus 88 Polri yang bisa menyadap komunikasi dengan menangkap transmisi gelombang di udara.

Meski program sadap harus ditanam di ponsel target, tak sulit melakukannya. Dari pengalaman KONTAN, tak sampai 2 menit waktu yang dibutuhkan untuk mengunduh aplikasi sadap. Tinggal masukkan sandi nomor yang sudah diberikan, ikuti petunjuk, dan HP yang diinginkan sudah pasti tersadap. “Kecuali Iphone, harus di jail break dulu. Tapi tak lama, kok. Kita bisa beri petunjuknya,” ujar Steven. Keberadaan program juga tak bisa dilacak karena tak tampak dalam aplikasi, control panel maupun sistem operasi alias tak terlacak. Karena sistem tertanam di HP tak akan melunturkan program sadap.

Untuk selanjutnya, Anda cukup mengirim perintah tertentu dengan SMS bersandi ke HP target, termasuk, kalau diperlukan, menonaktifkan program sadap. Sedangkan seluruh laporan bisa diakses via situs online yang disediakan. Disana anda melihat seluruh pesan yang masuk dan keluar, membaca seluruh log panggilan keluar/masuk ke HP target serta pergerakkan pemegang HP.

Ponsel yang disadap juga akan secara otomatis mengirim notifikasi real time jika ada panggilan keluar/masuk di HP sehingga, kalau mau, Anda bisa menguping pembicaraan. Anda juga bisa sewaktu-waktu menjadikan ponsel sebagai alat pendengar. Kalau pemegang HP sedang berjumpa dengan seseorang misalnya, Anda bisa ikut mendengarkan perbincangan. “Kadang ada juga klien yang dengar targetnya sedang indehoi,” kata Steven terbahak. Suara dan desah nafas memburu orang yang sedang bercinta bisa terdengar karena biasanya ponsel tergeletak tak jauh dari pemiliknya. Urusan yang satu ini ternyata memang menjadi ladang empuk bisnis Steven.

Sebab, menurut sarjana teknik informatika dari universitas terkenal di Jakarta ini, mayoritas kliennya memang menggunakan jasanya untuk memantau pasangan. Bisa istri atau suaminya, pacar, atau bini muda. “ Yang paling banyak memang urusan selingkuh,” katanya.

Klien terbesar kedua dating dari pelaku bisnis yang memata-matai musuh atau rekan bisnis. “Biasanya karena pernah atau khawatir ditipu,” ujarnya. Sementara yang lain menggunakannya untuk memantau anak, pembantu, atau karyawan.

Steven sendiri lebih suka klien yang menggunakannya untuk keperluan memantau anak atau pembantu. Selain sifatnya jangka panjang, dia tak was-was bakar dikejar-kejar pasangan yang marah karena hubungannya kandas atau penipu yang aksinya gagal.

Adapun total biaya yang diperlukan beragam, tergantung paket yang diambil pelanggan. Apakah memantau SMS, BBM, atau WA saja, atau memantau telepon, GPS saja, atau seluruhnya. Ad juga paket 3 bulan, 6 bulan atau setahun. Kisaran nya antara Rp 500.000 per bulan sampai Rp 5juta per tahun.

Pesan Berenkripsi 

Kalau Steven menawarkan jasa penyadap, lain lagi dengan PT. Indoguardika Cipta Kreasi (ICK). Perusahaan teknologi informasi ini justru menawarkan jasa anti sadap dan pengamanan telekomunikasi. Mulai dari penyediaan perangkat keras ke radio telekomunikasi anti sadap, sampai perangkat lunak yang mengamankan virtual private network seperti telepon, fax sampai email, SMS, dan chat. “Kami menggunakan enkripsi,” kata Agung S. Bakti, Presiden Direktur ICK

Enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan sandi atau kode khusus. Dengan metode ini, hanya telepon penerima dan pengirim yang bisa membaca pesan. Istilahnya end-to-end-encryption.

Dengan mengunduh perangkat lunak enkripsi yang dibuat ICK, “Jangankan spyware yang ditanam di HP, operator telekomunikasi saja tidak akan bisa mendengar atau membaca komunikasi atau pesan yang anda kirim,” kata Agung bangga.

Lazimnya, operator telekomunikasi bakal mengetahui pesan apapun yang anda kirim. Operator juga menyimpan data kita. Dengan paket SMS guard, chat guard, dan voice guard yang terenkripsi, operator telekomunikasi tak akan bisa membaca pesan yang dikirim. Bahkan nomor yang dikirim. Bahkan nomor yang dikirimi pesan saja operator tak akan tahu karena pesan dikirim ke mesin baru dikirim ke penerima.

Pesan juga dijamin tak akan bisa di jailbreak, proses menerobos restriksi perangkat lunak dan keras. Dengan kata lain, kalau HP yang dilindungi enkripsi ini hilang atau diambil orang, tidak mungking mengambil atau membaca data atau informasi di dalamnya. Ini karena informasinya dilindungi dengan multiplayer data encryption alias enkripsi berlapis.

Untuk menjamin privasi kliennya, ICK bahkan tak bisa mengetahui pesan yang dikirim dan diterima klienhya lewat saluran terenkripsi. Sebab, yang menentukan kode untuk setiap pesan adalah mesin. “Dan kode enkripsi yang digunakan untuk setiap pesan dijamin tidak sama,” kata Agung.

Makanya, Agung berani menjamin pengembalian biaya berkali-kali lipatkalau pesan sampai bisa dibobol. Hitungan para ahli sandi yang sudah menreliti enkripsi buatan ICK, dengan menggunakan mesin pemecah sandi yang diliki National Security Agency (NSA), badan inteljen sinyal Amerika, butuh waktu 60 tahun untuk memecahkan kode satu pesan. “Kecuali pemilik HP membocorkan password, “ kata Agung

Dengan kemampuan pengamanan yang ditawarkan, jangan heran kalau ICK kebanjiran pesanan. Perusahaan yang baru berdiri sejak Oktober 2013 ini sekarang sudah memiliki cabang di Singapura, Vietnam, Thailand, Afrika Selatan, Filipina, China, Hong Kong, dan Inggris. “Produk kami murni hasil pemikiran dan kerja keras anak Indonesia,” ujar Agung

Meski menawarkan solusi untuk kebutuhan pemerintah, militer, organisasi intelijen dan kepolisian, ICK kebanjiran klien dari sektor retail. Apalagi biaya yang dibutuhkan juga tak mahal, tergantung pada paket pengamanan yang diinginkan. Kisarannya antara Rp 500.000 per bulan sampai belasan juta rupiah per tahun.

Menurut Pratama D. Persadha, Ketua Communication & Information System Security Research Center (CISSReC), lembaga riset yang mengaji keamanan informasi dan komunikasi, melakukan penyadapan tidaklah sulit, “Prinsipnya semua yang lewat jalur komunikasi bisa disadap,” ujar mantan Direktur Pengamanan Sinyal Lembaga Sandi Negara ini.

Dengan ketersediaan aplikasi, alat, teknologi dan sistem saat ini, melakukan penyadapaan sesungguhnya lebih mudah dari memasak mi instan. Apalagi dengan kesadaran keamanan informasi di Indonesia yang masih rendah dan abai terhadap pentingnya masalah keamanan.

Padahal, dengan kemajuan teknologi sekarang, menjadikan informasi menjadi semakin rentan dicuri dan dampaknya makin merusak. Lihat saja perangkat smartphone yang kita miliki sekarang, yang praktis menyimpan semua informasi soal kita.

Bukan saja data nomor kawan dan kenalan, tetapi juga SMS dan chat yang sifatnya pribadi atau email penting yang menyangkut hajat hidup kita. “Kalau email kita diterabas, praktis informasi lain seperti internet banking kita misalnya, terancam,” kata Pratama.

Karena itu, langkah awal untuk menjaga keamanan informasi adalah meningkatkan kewaspadaan soal pentingnya menjaga keamanan informasi.bentuk yang paling sederhana seperti menggunakan nomor PIN, password, ataupun lock screen di HP dan jangan menaruh atau menyimpan ponsel di sembarang tempat.

Anda juga sebaiknya tidak mengunduh aplikasi sembarangan. Anda juga tak boleh sembarangan menggunakan bluethooth atau masuk ke jaringan wifi yang asing. Menurut Pratama, dengan kemampuan penyadapan sekarang, yang paling mujarab dilakukan adalah mencegah orang yang bisa menyadap alat komunikasi kita, mengetahui informasi yang ada di dalamnya.

Sebab satu-satunya yang bisa melawan aksi penyadapan adalah teknologi enkripsi dan kriptografi. Itulah enkriptografi antisadap terampuh. “Bukan menghindari penyadapan dengan nomor HP, ganti ponsel, ganti IMEI, atau memakai telpon jadul,” ujar dia

Sumber: KONTAN

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: