Harga BBM Turun, Tarif Kurir & Logistik Bergeming

JAKARTA – Tingkah pengusaha transportasi tak berubah, kalau sudah menaikkan harga, susah untuk menurunkannya, meskipun biaya operasional mereka turun. Seperti saat merespon penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar yang mulai berlaku Jumat (1/4), pengusaha logistic akan merespon dengan turun harga.

Pebisnis logistic berdalih biaya operasional logistic tidak Cuma dari biaya bahan bakar semata. “BBM itu hanya salah satu komponen, pengeluaran paling besar itu untuk surat muatan udara (SMU),” terang Muhammad Feriadi, Chief Executive Officer PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) ke KONTAN, Jumat (1/4).

Apalagi penurunan harga BBM Cuma 3%. Jumlah ini masih kalah ketimbang pembayaan biaya kargo udara yang memakan porsi pengeluaran antara 20%-25%. Lain cerita bila maskapai penerbangan mau menurunkan tariff logistic angkutan udara.

Persoalan lain adalah tariff gudang yang tidak seragam antara satu daerah dengan daerah yang lain. Kondisi ini jelas mempengaruhi beban operasional perusahaan tersebut. Namun, Feriadi tidak memerinci tentang perbedaan tariff terebut.

Sikap yang sama juga diambil oleh PT Pos Indonesia. Menurut Agus F Handoyo, Direktur Surat dan Paket Pos Indonesia, biaya transportasi udara jauh lebih besar dari transportasi darat yang Cuma 10% dari total biaya operasional Pos Indonesia.

Selain itu, selama mitra kerja Pos Indonesia yakni perusahaan angkutan logistic tidak menurunkan tariff. Karena itu efek penurunan BBM bagi Pos Indonesia tidak terasa. “Sampai sekarang belum ada sinyal dari mereka mau menurunkan harga berapa,” katanya kepada KONTAN.

Sementara Fernicco Kusumo, Direktur Operasi PT Nusa Prima Ekspress, pengelola Nex Logistik menilai, penurunan BBM justru jadi angin segar bagi perusahaan ini dan jasa kurir yang lain. Lantaran biaya BBM bisa menyumbang sekitar 40% terhadap total beban usaha.

Fernicco menyatakan tidak akan menurunkan tariff jasa Nex Logistik. Sebab saat ini harga BBm masih tinggi. “Penurunan harga BBM ini hanya kompensasi,” katanya.

Sumber: Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , ,

Tinggalkan komentar