Perlu Dorongan Fiskal

BELEID moneter melalui pelonggaran rasio loan to value (LTV) dinilai belum mampu mendorong pertumbuhan kredit. Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, tidak hanya dari sisi moneter, efektivitas kebijakan moneter melalui pelonggaran LTV juga perlu dorongan sisi fiskal.

Salah satu cara agar daya beli masyarakat meningkat yaitu dengan kombinasi kenaikan batasan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dan pengurangan pajak penghasilan (PPh) orang pribadi (PPh Pasal 21). “PTKP memang sudah naik tapi dampaknya tidak besar. Ditambah PPh pribadi, lebih nendang dan efektif,” katanya, Jumat (27/5).

Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih mengatakan, masyarakat masih wait and see terkait kondisi ekonomi saat ini. Oleh karena itu, pelonggaran LTV kredit properti belum akan terlalu kuat mendorong pertumbuhan kredit secara keseluruhan. Sebab saat ini masyarakat akan lebih memilih untuk menyimpan uang dibandingkan dengan membelanjakannya.

 

Sumber: Harian Kontan , 28 Mei 2016 Hal 2

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: