Pejabat Pajak Gugup saat Menyandera Pengusaha Tambang Emas

JAKARTA. Kepala Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur dan Utara, Samon Jaya‎ mengaku gugup saat akan melakukan panyanderaan atau gijzeling wajib pajak yang menunggak pajak.

“Ini adalah sandera pertama yang dilakukan untuk wilayah Kalimantan, sehingga kami agak nervour (gugup) tapi semua berjalan lancar,” ujar Samon di kantor DJP, Jakarta, Jumat (14/7/2017).

Wajib pajak yang disandera tersebut berinisial EB, pemegang saham PT MMKU di sektor pertambangan emas dan perak dengan utang pajak sebesar Rp 2,37 miliar.

Sebelum melakukan penyanderaan, kata Samon, DJP berkoordinasi dengan kepolisian untuk memproses dan membawa EB ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta.

“Bagaimana mengambil sandera ini luar biasa upayanya dan kami imbau kepatuhan (pajak) dilakukan dari awal,” ujar Samon.

Kepala Lapas Kelas IIA Salemba‎, Dadi Mulyadi mengatakan, pada Rabu 12 Juli2017 sekitar pukul 21.30 WIB menerima penanggung pajak berusia 53 tahun dengan alamat Kebun Jeruk, Jakarta.

“Penanggung pajak tersebut sudah dikeluarkan kembali 16 jam kemudian (Kamis, 13 Juli 2017), karena sudah memenuhi pajaknya‎. Ini yang relatif cepat, belum sampai 24 jam sudah bayar,” tutur Dadi di tempat yang sama.

Sumber: tribunnews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Pemeriksaan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: