Manufaktur Melambat, Penurunan Daya Beli Tak Lantas Jadi Penyebab

JAKARTA. Perlambatan sektor industri tidak semata-mata disebabkan oleh penurunan daya beli masyarakat.

Haris Munandar, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, mengatakan perlambatan sektor industri manufaktur industri besar dan sedang pada kuartal II/2017 disebabkan oleh beberapa faktor, bukan hanya karena perlemahan daya beli masyarakat. Kemenperin saat ini juga tengah mengkaji faktor-faktor lainnya yang menyebabkan kontraksi di setiap masing-masing kelompok industri.

“Jadi, tidak bisa dibilang perlambatan ini hanya karena satu faktor. Selain melemahnya daya beli masyarakat, bisa juga karena beberapa industri menahan produksi akibat kelangkaan bahan baku atau masalah upah buruh dan masih ada faktor lainnya,” ujar Haris.

Lebih lanjut, dia menuturkan melihat realisasi pertumbuhan manufaktur industri besar dan sedang di kuartal II/2017 yang sebesar 4%, pencapaian target yang ditetapkan sebesar 5,2% hingga 5,5% akan berat tercapai apabila tidak ada langkah-langkah khusus yang dilakukan. Pihaknya pun akan berupaya mengadakan komunikasi dengan kementerian atau lembaga lain yang terkait mengenai penyelesaian hambatan-hambatan di sektor industri pengolahan.

“Misalnya ada yang mengalami kekurangan bahan baku karena adanya pengetatan impor, kami bahas dengan Kementerian Perdagangan atau masalah pajak, kami bicarakan bersama dengan Kementerian Keuangan,” jelas Haris.

Sementara itu, berdasarkan data BPS, pada kuartal II/2017 industri barang logam, bukan mesin dan peralatannya mencatatkan pertumbuhan produksi paling tinggi sebesar 10,86%, disusul industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional sebesar 9,21%, dan industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia sebesar 8,98%. Sementara itu, jenis-jenis industri yang mengalami penurunan produksi adalah industri pengolahan lainnya yang turun 10,53%, industri minuman turun 8,26%, dan jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan turun sebesar 7,57%.

Sumber : bisnis.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: