Sejumlah kelompok masyarakat yangmenakamakan dirinya Pemuda Cinta Tanah Air (Pecat) menyatroni i Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diKuningan, untuk menggelar aksi unjuk rasa menuntut adik ipar Jokowi (Arif), Ken (Dirjen Pajak), Muhammad Haniv (Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Khusus) utuk segera ditangkap dan diadili kasusnya.
Mereka yang datang berombongan dengan perlengkapan peraga unjukrasa seperti poster dan foto yang dibawa dan diangkat beramai-ramai seraya meneriakan supaya KPK menyelesaikan secara tuntas kasus pajak tersebut.
“Pemerntah dan KPK harus tegas mereka harus segera mungkin menangkap penunggak pajak, serta mengadili para pelakunya”,kata seoranfg demonstaran berteriak kencang. Kamis (3/8).
DI tempat terpisah Koordinator Lapangan Willy Aksa yang memimpin aksi tersebut mengemukakan, dalam amar putusan perkara Handang Soekarno, KPK sudah mengantongi dua alat bukti untuk memperkarakan tiga nama di atas.
“Kami lakukan aksi ini untukmengawal kasus tersebut agar tuntas bisa diselesaikan sebagimana mestinya dan mendorong, mengawal pernyataan KPK itu untuk segera menangkap dan mengadili para terdakwa”, ujar Willy Aksa.
Sebagai lembaga anti rasuah KPK seharusnya sudah menindaklanjuti dugaan kasus itu dan tidak melakukan tebang pilih kasus itu yang melibatkan ketiganya.
Seperti diketahui, bila adik ipar Presiden Joko Widodo, Arif Budi Sulistyo, diduga terlibat dalam perkara suap antara Country Director PT Eka Prima Ekspor Indonesia, Ramapanicker Rajamohanan Nair dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Handang Soekarno.
Nama Arif disebut dalam surat dakwaan jaksa KPK terhadap Rajamohanan. Dalam kasus ini, Rajamohanan didakwa memberikan suap sebesar Rp 1,9 milyar kepada Handang.
Seperti diketahui dalam surat dakwaan, Arif diduga kenal dan berhubungan baik dengan Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Sumber : tribunnews.com
http://www.pemeriksaanpajak.com
Kategori:Berita Pajak

Tinggalkan komentar