Daya Beli Turun, BEI: Ada Pergeseran dari Konsumsi ke Investasi

JAKARTA. Dalam beberapa waktu terakhir, muncul tren baru yaitu pergeseran konsumsi masyarakat kepada investasi. Pola baru ini lantas menyebabkan apa yang disebut sekarang sebagai pelemahan daya beli masyarakat.

Analisa tersebut disampaikan oleh Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut Nicky, kondisi ini ditandai oleh adanya peningkatan jumlah investor lebih dari 20%, disertai dengan penambahan jumlah investor yang melakukan transaksi sepanjang enam bulan pertama 2017.

“Saya jadi bisa berasumsi ada pergeseran masyarakat yang konsumsi menjadi investasi,” ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta (11/8/2017).

Adanya pergeseran pola masyarakat kepada investasi, dikatakan Nicky tidak akan berpengaruh kepada pertumbuhan sektor riil. Terlihat dari laporan kinerja keuangan yang dirilis oleh perseroan sepanjang semester I.

Nicky juga mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 5,01% terbilang bagus. Meskipun cenderung bertahan dari pertumbuhan di kuartal pertama 2017.

“Kita bandingkan dengan negara lain di dunia, pertumbuhan ekonomi di atas 5% itu tinggi,” jelas dia.

Sekadar informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan pertumbuhan konsumsi rumah tangga di kuartal II yang tumbuh 4,95%. Angka ini jauh lebih rendah bila dibandingkan periode yang sama pada 2016 yaitu sebesar 5,07%.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan komentar