Kadin Dukung Pengurangan Limbah Lewat Cukai Plastik

Jakarta. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menanggapi positif kebijakan pengurangan limbah plastik. Pemerintah saat ini tengah menargetkan penerimaan cukai dari kantong plastik sebesar Rp 500 milyar dalam RAPBN 2018. Target ini akan menjadi yang pertama kali diterapkan pada kantong plastik keresek.

Namun, kebijakan tersebut menuai pro dan kontra dari kalangan pengusaha. Mereka menilai hal tersebut dapat membunuh margin perusahaan. Meski begitu, jika kebijakan itu tidak diterapkan, limbah dari plastik akan memadati Indonesia.

“Penggunaan plastik memang harus ditekan. Karena plastik ini kan limbah yang agak sulit dihancurkan. Jadi, cari alternatifnya pengurangan plastik ini,” Kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani dalam keterangannya, Senin (28/8).

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan penerimaan cukai kantong plastik sebesar Rp 500 milyar. Ini berdasarkan bocoran nota keuangan dan RAPBN 2018. Jika terealisasi, ini akan jadi yang pertama kalinya pemerintah menarik cukai dari kantong plastik. Sebab, wacana ini sempat muncul pada awal 2017 lalu namun tidak terlaksana.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Heru Pambudi mengakui bahwa pemerintah berniat menarik cukai dari kantong plastik. Hanya saja, pemerintah harus mendiskusikannya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mendapat persetujuan.

Sumber: gatra.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Artikel

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: