idEA ingin kaji soal aturan impor barang kiriman

Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) ingin berdiskusi dengan Bea Cukai guna membahas aturan impor barang kiriman.

“Kita memang ingin diskusi dengan Bea Cukai soal Perdirjen No. PER-2/BC/2017. Dilihat sekilas aturan ini menguntungkan eCommerce, tetapi di sisi lain ini juga ancaman bagi eCommerce lokal,” ungkap Ketua Bidang Pajak, Infrastruktur dan Cyber Security idEA Bima Laga, belum lama ini.

Dalam aturan baru itu diberikan pembebasan bea masuk sebesar free on board dari US$ 50 setiap penerima barang per kiriman, sekarang menjadi FOB US$ 100 setiap penerima barang per kiriman.

Namun, jika dulu barang yang melebihi pembebasan akan dikenakan bea masuk dan pajak impor atas kelebihannya, sekarang atas barang kiriman yang melebihi nilai pembebasan akan seluruhnya dikenakan bea masuk dan pajak impor.

Implementasi aturan ini dilakukan secara bertahap dan dimulai sejak 28 Januari 2017 untuk Kantor Bea Cukai Jakarta, 16 Februari untuk Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, dan selanjutnya akan diselenggarakan untuk Bea Cukai Ngurah Rai, Kualanamu, Juanda, dan kantor pabean lainnya.

“Kan di aturan itu memungkinkan barang lebih murah bisa masuk. Sementara barang-barang milik UKM kita menjadi langsung bersaing dengan pemain luar. Makanya kami ingin diskusi dengan Bea Cukai soal aturan ini,” tutupnya.

Sumber : indotelko.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: