
JAKARTA. Industri mebel dan furniture Tanah Air masih optimistis bisa mengejar target ekspor yang dipatok mencapai US$ 1,9 miliar sampai akhir tahun ini. Target ini naik sekitar 18,75% dari realisasi ekspor tahun lalu yang tercatat US$ 1,6 miliar.
Untuk bisa mencapai target tersebut, menurut Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Mugianto Sukandi Isman, pihaknya bakal menggandeng industri desain interior tanah air. Sebab salah satu kelemahan produk mebel dan furnitur lokal dibanding produk impor adalah kerap tidak memperhatikan arahan dari para desain interior.
Kondisi ini membuat hasil ekspor produk mebel dan furnitur lokal sepanjang paruh pertama tahun ini anjlok hingga 40% menjadi US$ 800 juta saja. Padahal, di periode serupa tahun lalu nilai ekspor produk tersebut bisa tembus US$ 1,9 miliar. “Kami optimistis target tersebut bisa tercapai, dengan belajar bersama desain interior yang sudah dikerjakan di luar negeri,” katanya kepada KONTAN, kamis (5/10).
Langkah lainnya adalah dengan mendekati importir mabel dan furnitur, untuk mengetahui produk yang disukai pasar ekspor.
Sumber: Harian Kontan
http://www.pemeriksaanpajak.com
Kategori:Berita Ekonomi
Tinggalkan komentar