Pemerintah harus Fokus Kejar WP yang tidak Mau Transparan

Pemerintah harus Fokus Kejar WP yang tidak Mau Transparan

Momentum reformasi pajak yang sudah terbangun dengan kesuksesan program pengampunan pajak perlu terus dijaga. Caranya antara lain dilakukan melalui reformasi perpajakan yang menyeluruh, termasuk membenahi administrasi perpajakan, perbaikan regulasi, dan peningkatan basis pajak.

Meski program tax amnesty sukses, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo melihat belum semua pengusaha transparan dalam melaporkan seluruh kekayaan pada momen pengampunan tersebut.

“Di Indonesia tingkat kepercayaan pengusaha terhadap pemerintah masih rendah sehingga banyak pengusaha Indonesia yang tidak secara penuh melaporkan harta. Ini isu ke depan, bagaimana menindaklanjuti agar mereka mau transparan,” ujarnya dalam diskusi What Next after Tax Amnesty, di Jakarta, Senin 30 Oktober 2017.

Selain soal kepatuhan, dia menyoroti lemahnya perusahaan atau korporasi dalam mengurus administrasi pajak. Menurut Kartika, mungkin hanya sekitar 10 persen-20 persen perusahaan yang sudah modern dalam pembukuan administrasi dan sudah melakukan pemotongan untuk pembayaran pajak secara elektronik.

Sementara itu, 80 persen perusahaan di Indonesia masih melakukan pembukuan sederhana dan belum siap untuk kepatuhan pajak secara elektronik.

“Sehingga selain isu kepatuhan, ada isu kemampuan di level mengadministrasikan keuangan untuk perpajakan. Isu-isu tersebut memang belum diagendakan secara menyeluruh setelah tax amnesty kemarin,” ujarnya.

Bank Mandiri mendukung penuh langkah pemerintah dalam melaksanakan reformasi sistem perpajakan Indonesia.

Dukungan itu didasari beberapa hal, antara lain kondisi penerimaan dan kepatuhan perpajakan yang masih sangat rendah sehingga mengakibatkan rasio pajak (tax ratio) Indonesia terendah di antara negara-negara ASEAN dan G-20.

“Dengan adanya amnesti pajak seharusnya rasio membaik. Namun bank belum bisa melihat apakah ini akan terjadi. Tax ratio perpajakan di Indonesia di 2005 sekitar 12,3 persen, namun di 2017 turun menjadi sekitar 11 persen,” papar Kartika.

Sumber : metrotvnews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: