Indef: Pencabutan Subsidi Listrik Sebabkan Daya Beli Masyarakat Turun

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus, menilai kebijakan kebijakan pencabutan tarif dasar listrik pelanggan 900 Volt Ampere (VA) menjadi salah satu faktor terganggunya daya beli masyarakat.

Indef, mengatakan, yang paling terdampak dari kebijakan tersebut adalah masyarakat menengah ke bawah.

“Yang alami dampak langsung menengah ke bawah akibat pencabutan subsidi sehingga kemampuan belanjanya tetap tumbuh tapi kecil dari periode sebelumnya. Bukan turun tapi melambat artinya tumbuh lebih rendah dari periode sebelumnya,” ujar Ahmad dalam diskusi di Kantor Indef, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Menurut Ahmad, masyarakat menengah ke bawah mengalihkan dana untuk membeli bahan sembako menjadi untuk membayar listrik.

Oleh karena itu, Ahmad meminta pemerintah agar memikirkan matang-matang kebijakan yang akan dikeluarkan. Dia menambahkan, pemerintah harus mengetahui dampak yang akan terjadi sebelum mengeluarkan kebijakan.

“Jika salah mendiagnosa maka kebijakan yang diambil tidak tepat sasaran. Jadi harus paham betul masalah ekonomi sekarang. Ke depan mudah-mudahan kebijakan makin tepat sasaran,” sebut dia.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal III-2017, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,93 persen, tetapi lebih rendah dibandingkan dengan konsumsi rumah tangga pada kuartal I yang sebesar 4,94 persen dan pada kuartal II tahun ini yang sebesar 4,95 persen.

Sumber : kompas.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: