Tidak Bisa Menjadi Kek

Keputusan pemerintah menetapkan kawasan industri Bekasi, Karawang, dan Purwakarta sebagai kawasan industri terpadu sudah tepat. Mohammad Faisal, Direktur Riset Core Indonesia, mengatakan, kawasan tersebut memang membutuhkan dukungan infrastruktur yang lebih terintegrasi.

Selama ini, sukungan fasilitas infrastruktur di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta masih kurang maksimal. “Itu dari sisi integrasi nya belum full, contoh pengiriman barang harus ke Pelabuhan Tanjung Periok di Jakarta,” kata Faisal.

Kondisi ini membuat daya saing industri turun, lantaran waktu tempuh menjadi lebih lama, baik karena faktor macet, dwelling time dan sebagainnya. Nah, agar daya saing industri di kawasan itu bisa meningkat tentu harus ada konektivitas infrastruktur yang lengkap dan memadai. “Harus ada pelabuhan laut, udara, dan akses darat harus multi moda, terutama yang men-support lalu lintas barang,” jelas Faisal.

Selain itu, diperlukan juga kemudahan perizinan investasi agar semakin banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya di daerah tersebut. Dengan banyaknya investor yang masuk diharapkan bisa menjadi akselerator laju produk domestik bruto.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira juga berpendapat sama. Kawasan ini lebih tepat ditetapkan sebagai kawasan industri terpadu ketimbang kawasan ekonomi khusus (KEK). Pasalnya, kawasan industri di daerah ini sudah berkembang dengan dukungan infrastruktur yang cukup bagus. Selain itu, menurut data Kementerian Perindustrian (Kemperin), Pulau Jawa telah memberikan kontribusi sebesar 57,99% dari PDB Indonesia. “Kalau ditetapkan KEK itu tidak tepat, karena KEK merupakan pengembangan potensi komoditas daerah di luar Pulau Jawa. Selain itu, pemerintah harus memberikan tax allowance dan tax holiday juga jika kawasan ini dijadikan KEK,” tegas Bhima.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Artikel

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: