PMK 165 Diharapkan Bisa Dimanfaat Wajib Pajak

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Utara I berharap para Wajib Pajak (WP) memanfaatkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 165 tentang perubahan atas PMK 118 tentang Pengampunan Pajak yang baru-baru ini diterbitkan.

Demikian disampaikan Kabid P2Humas Kanwil DJP Sumut I, Dwi Akhmad Suryadijaya, dalam jumpa pers di Gedung Kanwil DJP Sumut I, Jalan Sukamulia, Medan, Senin (27/11).

Dijelaskannya, selain mengatur mengenai tidak diperlukannya lagi Surat Keterangan Bebas dan cukup menggunakan Surat Keterangan Pengampunan Pajak untuk memperoleh fasilitas pembebasan Pajak Penghasilan (PPh).

Lanjutnya, surat keterangan tersebut untuk pembebasan PPh atas balik nama aset tanah dan/atau bangunan yang diungkapkan dalam program Tax Amnesty (TA) sebagaimana diumumkan sebelumnya.

“Selain itu PMK 165/2017 ini juga mengatur mengenai prosedur perpajakan bagi Wajib Pajak (WP) yang melaporkan aset tersembunyi sebelum aset tersebut ditemukan oleh DJP,” kata Dwi.

Dwi menambahkan, prosedur selanjutnya disebut Pengungkapan aset secara Sukarela dengan Tarif Final (PAS-Final) ini memberi kesempatan kepada seluruh WP yang memiliki harta namun belum dilaporkan dalam SPT Tahunan 2015 maupun SPH untuk mengungkapkan sendiri asetnya tanpa sanksi.

“Dengan mengungkapkan sendiri asetnya, WP cukup membayar PPh dengan tarif sesuai dengan ketentuan yaitu bagi orang pribadi umum sebesar 30 persen, badan umum 25 persen, dan penghasilan usaha di bawah Rp4,8 miliar, serta karyawan dengan penghasilan di bawah Rp632 juta sebesar 12,5 persen,” terangnya.

“Mengingat pengungkapan dilakukan sendiri oleh WP sebelum aset tersebut ditemukan oleh DJP, maka ketentuan sanksi dalam Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak tidak berlaku bagi WP yang memanfaatkan PAS-Final,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, aset yang dapat diungkapkan adalah aset yang diperoleh WP sejak 1 januari 1985 sampai dengan 31 Desember 2015 dan masih dimiliki pada saat tersebut.

“Oleh karena itu, DJP menghimbau kepada semua WP, baik yang belum dan terlebih khusus yang sudah ikut TA dan masih memiliki aset tersembunyi untuk segera memanfaatkan prosedur PAS-Final sebagaimana diatur dalam PMK 165/2017 ini sebelum DJP menemukan data aset tersembunyi tersebut,” tandasnya.

Sumber : analisadaily.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: