Terangkat Harga Komoditas, Realisasi PNBP Lewati Target

Terangkat Harga Komoditas, Realisasi PNBP Lewati Target

Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga saat ini diklaim sudah melebihi target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Penyesuaian (APBNP) 2017. Dengan kata lain, capaian PNBP hingga saat ini sudah mencapai lebih dari Rp260,2 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan, capaian ini diperoleh karena membaiknya harga komoditas, terutama batu bara, minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO), serta minyak dan gas bumi.

Adapun, harga batu bara yang memanas 13,87 persen secara tahunan (year on year/YoY) menopang PNBP sektor mineral dan batu bara (minerba) ke angka Rp35 triliun, atau 8,04 persen lebih tinggi dibanding target yakni Rp32,4 triliun per pertengahan November silam.

Sementara itu, perbaikan harga CPO dan migas masing-masing berkontribusi bagi pendapatan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit dan PNBP migas.

Hanya saja, ia tak merinci persentase kelebihan PNBP dibanding targetnya. “Realisasi penerimaannya memang jauh lebih dari target. Dibanding pajak dan bea cukai, (realisasinya) jauh lebih tinggi. Ditopang harga komoditas juga,” ungkap Mardiasmo di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (28/11).

Menurutnya, capaian PNBP yang melebihi target ini sangat membantu belanja negara yang biasanya membludak di akhir tahun. Sebagai contoh, pemerintah kini memang tengah membutuhkan dana karena berbagai bantaun sosial sudah masuk daftar Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN).

Di samping itu, pemerintah pun baru-baru ini telah menggelontorkan Rp3 triliun demi memperbaiki rasio utang terhadap pendapatan (Debt Service Ratio/DSR) PT PLN (Persero).

“Selain itu, kami juga akan bantu defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan yang sekiranya akan cair hari Kamis pekan ini dengan nilai Rp3,6 triliun,” ungkapnya.

Ia berharap tambahan penerimaan negara hingga akhir tahun bisa lebih moncer karena ada kenaikan signifikan dari penerimaan cukai rokok serta aliran repatriasi dana dari luar negeri sebagai bagian kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) dengan tenggat 31 Desember 2017 mendatang.

Sepanjang tax amnesty berlangsung, deklarasi harta dalam negeri tercatat Rp3.676 triliun dan deklarasi harta luar negeri mencapai Rp1.031 triliun. Sementara itu, repatriasi dana mencapai Rp147 triliun.

“Bea Cukai juga berjalan baik, apalagi kemarin Menteri Keuangan sudah melakukan sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 165 Tahun 2017,” pungkasnya.

Dalam APBNP 2017, penerimaan negara ditargetkan bisa mencapai Rp1.736,06 triliun yang diharapkan bisa mendanai belanja negara sebesar Rp2.133 triliun. Dengan postur seperti demikian, pemerintah berharap bisa membawa defisit APBN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di angka 2,67 persen.

Sumber : cnnindonesia.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: