Mahalnya harga tanah Indonesia hingga dikeluhkan pengusaha AS

Harga tanah di Indonesia, khususnya kota besar terus mengalami kenaikan hingga tak masuk akal. Sering kali ditemukan harga tanah jauh di atas Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). Bahkan, keluhan mahalnya harga tanah ini sudah didengungkan sejak dua tahun lalu.

Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menilai pemerintah terkesan acuh tak acuh atas tugasnya dalam mengatur permasalahan ini. Maka dari itu, dia mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Negara (BPN), segera mengendalikan masalah ini.

“Harga tanah semakin liar. Makanya itu pemerintah sebagai penyelenggara negara punya kewajiban agar tanah tidak liar,” kata Tulus.

Tulus menambahkan, Kementerian Agraria harus segera membuat keterbukaan informasi terkait harga tanah di tiap wilayah. Kebijakan ini dinilai mampu membuat masyarakat dapat menentukan kemampuan dalam jual beli tanah.

“Pemerintah sebaiknya membuat informasi tanah, sehingga masyarakat bisa mendapatkan tanah sesuai kemampuannya,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Abdul Aziz Khafia juga mendesak pemerintah segera mempertegas masalah harga jual beli tanah. Kondisi belakangan ini, menurutnya, harga tanah sudah jauh melenceng keluar dari NJOP.

Senator asal DKI Jakarta ini meyakini dengan penegasan peraturan tersebut, maka pemerintah juga mampu memberantas mafia harga tanah. Sebab, penentuan harga sudah tegas.

“Langkah ini saya kira juga sekalian bisa memberantas mafia tanah tadi, makanya perlu ditegaskan kembali tentang harga tanah itu,” tegas Aziz tahun 2015 lalu.

Sumber : merdeka.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Artikel

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: