APVI Sambut Kebijakan Pengenaan Cukai

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Aryo Andrianto, menyatakan, pihaknya menyambut baik kebijakan pemerintah untuk mengenakan cukai cairan (liquid) vape sebesar 57 persen terhitung mulai 1 Juli 2018 mendatang.

“APVI menilai, kebijakan tersebut sebagai bukti nyata dari dukungan pemerintah terhadap bisnis ini. Apalagi, pemerintah tentunya akan mendapat sumber penerimaan negara yang jumlahnya cukup besar,” kata Aryo, di Jakarta, Minggu (3/12).

Menurut Aryo, pihaknya enggan berpolemik soal besaran prosentase cukai yang akan dikenakan oleh pemerintah. Sebabnya, kata dia, hal yang paling utama adalah wujud pengakuan pemerintah terhadap kalangan pelaku bisnis.

“Sejak asosiasi ini terbentuk tiga tahun yang lalu, hal itu sudah lama menjadi keinginan kami, dimana ada perhatian pemerintah. Dengan adanya kebijakan tersebut, prospek bisnis ini menjadi lebih jelas dan teman-teman pengusaha bisa lebih nyaman menjalankan bisnisnya,” kata dia.

Sementara itu, kepala humas APVI, Rhomedal, menambahkan, pihaknya berharap regulasi yang disiapkan oleh pemerintah, akan menguntungkan semua pihak. Terlebih, bisnis ini memiliki potensi yang sangat besar. “Saat ini, asosiasi memperkirakan terdapat 3.500 sampai 4.000 pengusaha dalam bisnis ini, dengan nilai kapitalisasi yang tentunya juga cukup besar setiap tahun,” kata dia.

Menurutnya, dengan adanya kebijakan pengenaan cukai tersebut, pemerintah memberikan pengakuan terhadap bisnis ini. Tentunya, lanjut Rhomedal, kebijakan tersebut akan lebih lengkap jika disertai oleh aturan turunan lainnya terkait bisnis ini seperti yang dilakukan oleh negara lain.

“Misalnya, pengaturannya tidak hanya masalah cukai semata dan diikuti oleh penjelasan tentang penjualan, distribusi, ukuran, detail bahan, dan lainnya,” jelasnya.

Dengan adanya kebijakan yang jelas tersebut, kata Rhomedal, akan memberikan kepastian usaha dan meminimalisir terjadinya tindak penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Asosiasi sendiri terus melakukan kampanye, promosi dan sosialisasi agar pengusaha dan konsumen dalam bisnis ini, mengikuti regulasi dan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah,” tambahnya.

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan cukai bagi cairan (liquid) vape dengan besaran 57 persen mulai 1 Juli 2018. Ketentuan ini terdapat dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 146 Tahun 2017, cairan (liquid) vape dinilai sudah sesuai dengan objek cukai yang mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 39 Tahun 2007.

Sumber : beritasatu.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: