Potensi Pajak Bisa Turun

DIREKTUR Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinus Prastowo menilai, penerapan tarif interkoneksi simetris berpotensi mengurangi penerimaan negara. Jika pola simetris jadi diterapkan, berarti tarif interkoneksi semua operator sama. Padahal investasi masing-masing operator berbeda. “Kalau begitu yang akan diuntungkan adalah mereka yang selama ini memberikan tarif murah,” ujar Yustinus, Rabu (31/1).

Tak ayal, omzet perusahaan akan turun, sehingga berimbas pada penurunan pajak pertambahan nilai (PPN), serta anggaran belanja modal perusahaan. Maklum, belum semua operator berinvestasi membangun jaringan hingga pelosok. Yustinus menilai, industri telekomunikasi pernah diimbau untuk membangun banyak jaringan, tapi hal itu tidak digubris. Celakanya, regulator kurang tegas.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Pemeriksaan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: