Peningkatan Kendaraan Membludak, Pajak Hanya 2,75 Persen

Peningkatan Kendaraan Membludak, Pajak Hanya 2,75 Persen

Semakin hari volume peningkatan kendaraan roda dua dan roda empat kian pesat di kota Makassar. Akibatnya, di waktu tertentu sering terjadi penumpukan kendaraan di beberapa ruas jalan di kota makassar.

Menurut Anggota Komisi B DPRD kota Makassar, Sahruddin Said membeberkan permasalahan utama dari semakin meningkatnya populasi kendaraan di kota Makassar sebesar 86 persen ditambah rendahnya pajak, contohnya pada kendaraan roda empat dan roda dua.

“Ditambah lagi tidak ada batasan usia kendaraan, sehingga banyak yang membeli baru karena mereka pikir pajaknya murah dan cicilan yang ditawarkan pun rendah. Sementara kita tidak batasi kendaraan lama, bisa dilihat sekarang di jalan,” ungkapnya.

Lanjut Legislator Fraksi Golkar, sejumlah ruas jalan yang padat sangat meresahkan masyarakat Kota Makassar dikarenakan alat transportasi yang semakin banyak. Menurutnya, orang yang membeli mobil bukan lagi berbasis kebutuhan tetapi karena pertimbangan pajak pertahunnya rendah.

“Ini harus menjadi agenda prioritas kinerja eksekutif. Ditambah memang dasarnya pajak yang ditetapkan rendah sehingga orang sangat gampang membeli mobil,” ujarnya.

Bahkan, beberapa ruas jalan di Kota Makassar semakin padat dari tahun ke tahun. Meningkatnya populasi transportasi baik kendaraan roda dua dan roda empat sangat jelas terlihat. Dirinya berharap agar Makassar bisa menjadi Kota yang berbeda.

“Permasalahan seperti ini jika tidak ditanggapi, jangka panjangnya akan mengakibatkan kemacetan total diseluruh ruas jalan. Kedepan masalah transportasi akan kami buatkan regulasinya agar persoalan seperti ini dapat terselesaikan dengan mudah,” bebernya.

Sebelumnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Pajak Daerah dalam perda yang baru ini, tarif progresif Pajak Kendaraan Bermotor ditetapkan paling tinggi hanya sebesar 2,75 persen. Bukan hanya tarif progresif, dalam peraturan daerah ini, tarif BBNKB untuk penyerahan pertama juga turun dari yang sebelumnya sebesar 12,5 persen menjadi 10 persen.

Sumber : sindonews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: