Swasembada Jagung Kok Naikin Impor Gandum

Wakil Ketua Komisi IV DPR Roem Kono mengapresiasi keberhasilan Pemerintah yang sukses menggenjot produksi jagung hingga bisa meraih swasembada di 2016 dan 2017. Sayangnya, keberhasilan ini malah membuka celah bagi pemain gandum untuk menambah importase ke dalam negeri.

“Sekarang ini kita sudah swasembada jagung. Tapi kok importase gandum setiap tahun terus saja mengalami peningkatan,” sesal politisi Golkar ini di Gedung DPR, Selasa (29/8).

Berdasarkan data yang dipegang Roem Kono, impor gandum di 2015 baru sebesar 7,49 juta ton. Dalam impor tersebut sama sekali tidak menyertakan gandum untuk pakan ternak. Di 2016, impor ini naik drastis menjadi 8,1 juta ton. Sebanyak 2,2 juta ton di antaranya untuk kebutuhan pakan ternak. Untuk 2017, impor gandum diperkirakan akan mencapai 8,79 juta ton. Sebagian dari impor itu juga untuk kebutuhan ternak.

Menurut Roem Kono, kenaikan ini semestinya tidak terjadi. Sebab, kebutuhan pakan ternak semestinya bisa ditutup oleh produksi jagung dalam negeri yang sudah tinggi.

“Jadi, Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perdagangan, harus jelaskan, impor gandum ini untuk siapa? Karena, kebijakan stop impor jagung ini ternyata ada pengusaha yang diuntungkan dengan meningkatkan impor gandum,” cetusnya.

Kata politisi asal Gorontalo ini, ketika produksi jagung meningkat, kebutuhan impor gandum harusnya menurun. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Anehnya, impor gandum ini ternyata untuk keperluan pakan ternak yang seharusnya cukup dipenuhi lewat komoditas jagung.

“Impor gandum untuk bahan pakan ternak ini terjadi karena Pemerintah menutup impor jagung yang selama ini menjadi bahan baku pakan ternak. Pengusaha pakan kemudian mensubstitusikan bahan jagung dengan gandum. Padahal, harusnya tidak perlu impor gandum, karena kebutuhan jagung dalam negeri sudah terpenuhi,” tandasnya.

Sumber : rmol.co

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: