Sri Mulyani Minta Peran Pengawas Internal Diperkuat

Menteri Keuangan Sri Mulyani mendorong peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di tingkat kementerian lembaga (K/L) dan daerah diperkuat. Penguatan ini untuk mengawasi penerimaan pajak untuk negara.

Menurut Sri Mulyani, penerimaan pajak yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) masih rendah.

Hal itu dipertanyakan lantaran setiap transaksi belanja yang menggunakan anggaran negara dan daerah harus disertai perhitungan pajak penghasilan (PPh) atau pajak pertambahan nilai (PPN). Sri Mulyani pun menduga ada kelemahan perbendaharaan.

“Ada yang belum memahami aturan transaksi keuangan di mana mereka berkewajiban memotong (untuk) pajak,” ujar Sri Mulyani saat Rapat Kerja Nasional Sinergi Pengawasan Penerimaan Negara oleh APIP K/L dan Daerah 2017 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 12 September 2017.

Sri Mulyani pun tak menutup kemungkinan adanya bendaharawan yang mengetahui kewajiban tapi tidak melaporkan pajak yang telah dipungutnya. Total bendaharawan yang mencapai 25 ribu orang dari semua K/L dan daerah di Indonesia, menurut dia, rentan praktik pelanggaran. “Manusia itu mudah jatuh dalam godaan kalau tak diawasi.”

Pengawasan oleh APIP pun bisa mengurangi beban kerja Direktorat Jenderal Pajak yang selama ini juga menjalankan fungsi pengawasan. Ditjen Pajak diminta fokus perihal kontribusi penerimaan pajak yang masih minim.

Pada 2015, misalnya, APBN hanya menghasilkan penerimaan pajak sebesar Rp 84 triliun. Angka itu meningkat Rp 2 triliun pada 2016, padahal nilai belanja negara dan daerah setiap tahunnya meningkat.

Adapun Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Sumiyati menyebut penguatan APIP bisa melalui pembinaan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), juga Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK). “Kami akan gunakan semua instansi yang ada,” kata Sumiyati, Senin, 11 September 2017.

Sumber : tempo.co

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: