Taufik Kurniawan Minta BUMN Tingkatkan Dividen

Wakil Ketua DPR Bidang Koordinator Ekonomi dan Keuangan Taufik Kurniawan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi pelaksanaan suntikan anggaran negara melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) ke sejumlah BUMN. Hal itu perlu dilakukan, lanjut Taufik, sebagai bentuk pertanggungjawaban agar PMN yang disuntikkan ke perusahaan plat merah itu dapat berkontribusi bagi penerimaan negara melalui dividen.

“Kalau rugi gimana. Aspek keadilan ekonomi juga harus ditegakan. Jangan karena pemerintah mengejar target pajak, rakyat yang dikejar-dikejar, sampai-sampai yang nggak punya garasi tidak boleh beli mobil. Tapi bagi BUMN yang dapat suntikan PMN itu tidak ada pertanggungjawabannya,” kata Taufik di Lampung, Jumat malam (15/9/2017).

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu mencatat pada APBN 2016 lalu setidaknya hampir Rp46 triliun uang negara dipakai untuk menyuntik PMN ke sejumlah BUMN. Akan tetapi banyak BUMN yang telah mendapat suntikan PMN justru kerugiannya malah bertambah parah.

“Ironisnya sudah dapat PMN diberi kepada 16 BUMN yang mengalami kerugian, coba lah BUMN yang mendapatkan PMN harus diarahkan kepada sektor prioritas kemiskinan dan infrastruktur, yang enggak prioritas jangan diistimewakan dapat PMN,” tambahnya.

“Saran kami untuk meningkatkan dividen, harus difilter untuk pemberian PMN harus diminta pertanggungjawaban, ada punishment nya. KPK harus turun tangan,” tutup legislator dari Dapil Jawa Tengah VII tersebut.

Sumber : wartaekonomi.co.id

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: