Isu pajak buat masyarakat kelas menengah malas belanja

Pengamat ekonomi, Aviliani menilai isu-isu terkait pajak membuat masyarakat khususnya kelas menengah malas membelanjakan uangnya. Mereka lebih senang untuk mendiamkan uang yang mereka miliki.

“Kelas menengah itu sangat sensitif terhadap isu-isu pajak. Jadi dia punya uang tapi dia tidak konsumsi,” kata Aviliani saat ditemui dalam acara Rakornas Kadin di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (3/10).

Meski sudah taat pajak, lanjutnya, masyarakat masih dihantui akan sanksi yang bisa dikenakan oleh petugas pajak. Aviliani menyarankan, pemerintah harus lebih gencar melakukan sosialisasi terkait perpajakan.

“Jadi mereka ini walaupun sudah taat pajak masih takut. Mungkin perlu sosialisasi yang lebih baik, yang lebih lembut sehingga menjadi positif itu untuk konsumsi,” katanya.

Sebelumnya, Ekonom Aviliani menilai kemiskinan di Indonesia masih cukup tinggi. Hal itu terlihat dari konsumsi masyarakat yang masih rendah. Aviliani mengatakan, pemerintah perlu melakukan beberapa langkah untuk menaikkan konsumsi masyakat. Salah satunya adalah bantuan untuk warga miskin.

“Saya melihat daya dorong untuk konsumsi yang belum tumbuh. Dari kredit konsumsi tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan yang saya rasa ini harus ada stimulus-stimulus ya pemerintah harus liat misalnya untuk kemiskinan itu biasanya dana Bansos dan lain-lain,” kata Aviliani.

Sumber : merdeka.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: