Kena Pajak, Investasi Emas Tetap Menarik

JAKARTA. Beban pajak pada pembelian emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diprediksi tak mengurangi minat investasi logam mulia. Maklum, selain berfungsi sebagai aset lindung nilai, emas batangan juga likuid.

Seperti yang ditulis KONTAN, Antam menegaskan pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Besarnya 0,45% jika pembeli memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 0,9% jika tanpa NPWP.

Research & Analyst Asia Tradepoint Deddy Yusuf Siregar menilai, beban pajak tersebut tidak akan mempengaruhi minat investasi emas. Sebab, aset lindung nilai ini memiliki likuiditas tinggi. “Investor masih tetap beli emas untuk jangka panjang,” kata Deddy, Kamis (5/10).

Namun isu pajak bisa jadi membuat beberapa investor beralih dari emas batangan ke emas perhiasan. Namun, perlu diperhatikan, nilai emas perhiasan di bawah emas batangan. Lalu, emas batangan Antam juga laku di pasar global.

Investor akan lebih melihat sentimen di pasar spot ketimbang isu pajak. Harga emas di pasar spot sedang tertekan. Pamor emas meredup pasca The Fed mengumumkan rencana kenaikan suku bunga akhir tahun ini. Tambah lagi, pertumbuhan ekonomi AS diproyeksi bisa mencapai 3%.

Selain itu, ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea juga mereda. Ini membuat investor kembali mengincar aset berisiko, termasuk dollar AS.

Eko Endarto, Perencana Keuangan Finansia Consulting, melihat, emas batangan masih menjadi pilihan investasi ciamik, karena aman dan berlaku universal. “Investasi ke perhiasan biasanya lebih buruk nilai jualnya,” ujar Eko. Menurut Eko, emas cocok bagi investor konservatif. Agar hasil investasi optimal, ia menyarankan jangka waktu investasi emas minimal tiga tahun.

Deddy menyarankan, investor membeli emas ketika harganya di posisi terendah akhir tahun ini. Prediksi dia, harga akan bergerak di rentang Rp 580.000–Rp 600.000 per gram. Sedang harga buyback Rp 500.000–Rp 580.000 per gram. Ini dengan asumsi harga emas di pasar spot berada antara US$ 1.250–US$ 1.295 per ons troi dan kurs rupiah Rp 13.200– Rp 13.500 per dollar AS.

Sumber: Harian Kontan

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com



Kategori:Pemeriksaan Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: