GAWAT! Praktik Perdagangan Ilegal dengan Ekspor Fiktif Rugikan Negara Rp118 Miliar

https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 02 320 1807429 gawat-praktik-perdagangan-ilegal-dengan-ekspor-fiktif-rugikan-negara-rp118-miliar-hQlN6v1Hjc.jpg

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali membongkar modus penyelewengan fasilitas kepabeanan yang dilakukan oleh PT SPL. Adapun total kerugian negara yang dihasilkan dari kasus ini sebesar Rp118 miliar.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, PT SPL ini melakukan ekspor fiktif dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pasalnya PT SPL sebagai industri tekstil mendapatkan fasilitas bebas bea masuk untuk impor bahan baku yang nantinya akan di ekspor kembali.

Tapi dalam pelaksanaannya, PT SPL tidak melakukan hal tersebut dan justru menipu dan merugikan negara.

“Namun apa yang terjadi dengan PT SPL ini seperti diketahui industri manufaktur tekstil adalah industri yang sangat penting bagi Kementerian, bagi Republik Indonesia tidak hanya menyangkut banyak sekali bahan-bahan impor yang dibutuhkan oleh industri berkembangnya garment tapi juga dari sisi penyerapan tenaga kerja dan lain-lainnya,” ungkap Sri Mulyani di Kemenkeu, Kamis (2/11/2017).

Sri Mulyani menyebut adapun modus yang dilakukan oleh PT SPL sangat rapi dan kompleks. Di mana PT SPL mengaku mengekspor sebanyak 5 kontainer yang diakui berisi 4.038 roll. Namun ternyata hal tersebut tidaklah benar, karena hanya berisi 583.

“Itu truknya jadi ternyata isinya hanya berisi 583 roll jauh lebih kecil artinya 7 kali lebih kecil dibandingkan yang seharusnya dan ini atas kewaspadaan dari tim bea cukai terutama yang memperhatikan lalu lintas dari barang terutama kendaraan-kendaraan yang besi barang-barang yang seharusnya akan diekspor,” jelasnya.

Dengan terbongkarnya kasus ini maka pihaknya langsung melakukan penanganan dengan bekerjasama bersama PPATK dan Jaksa Agung dengan mecegah barang PT SPL yang akan di ekspor pada Juni 2016 lalu.

“Kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan audit investigasi dan meminta penjelasan dan keterangan dari PPATK dan kepabeanan RI dari tindakan-tindakan pidana yang melanggar hukum pabeanan yang merugikan negara,” tukasnya.

Sumber : okezone.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: