Likuid Rokok Elektrik yang Kena Cukai 57%

Likuid Rokok Elektrik yang Kena Cukai 57%

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan memastikan, mulai 1 Juli 2018 diberlakukan cukai rokok elektrik (vape/e-sigaret) sebesar 57%.

Pengenaan tarif cukai sebesar 57% ini diberlakukan pada likuid atau essence bukan pada mesin rokok elektrik atau yang biasa disebut mod. Pengenaan cukai pada likuid juga ditetapkan dari harga jual eceran (HJE).

Sedangkan untuk modnya, pemerintah mewacanakan akan mengenakan bea masuk bagi mesin yang berasal dari impor.

Bagaimana latar belakang penetapan 57%?

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Ditjen Bea dan Cukai, Deni Surjantoro mengatakan, penetapan angka atau tarif cukai yang sebesar 57% untuk liquid telah berasal dari proses yang cukup panjang.

“Ini (pembahasannya) lintas kementerian, kita pernah membahas itu, sama Kemendag, BPOM juga,” kata Deni saay dihubungi¬†detikFinance, Jakarta, Jumat (3/11/2017).

Deni menuturkan, dari hasil diskusi lintas kementerian dan lembaga ini muncul semangat pengendalian dan mengatur konsumsi rokok elektrik.

Dia mengungkapkan, penetapan tarif cukai rokok elektrik sebesar 57% juga lantaran konsumennya yang dipastikan kelas menengah ke atas.

“Kalau rokok biasa itu kan majemuk konsumennya, ini menjadi pertimbangan, jadi kalau rokok biasa enggak mungkin 50% lebih, kalau ini kan lebih homogen dan kelas menengah ke atas, saya kira ini jalan tengah lah,” tukas dia.

Sumber : detik.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: