Aduh, 10 Juta Orang Menunggak Bayar BPJS Kesehatan, Ini Imbasnya

Selain disebabkan besaran iuran yang masih belum sesuai dengan pehitungan aktuaria, desifit yang dialami oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan juga disebabkan tingkat kolektabilitas yang belum optimal.

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso mengakui, masih cukup banyak peserta yang masih menunggak iuran. Jumlahnya mencapai sekitar sepuluh juta peserta.

Mayoritas dari peserta yang menunggak ini berasal dari segmen peserta bukan penerima upah (PBPU) alias peserta mandiri.

Sementara untuk peserta penerima upah alias pekerja, ia menyebut kedisiplinan dalam membayar iuran terbilang cukup baik. Dimana sudah lebih dari 90% peserta dari kalangan korporasi yang membayar iuran tepat waktu.

“Di negara lain butuh sepuluh tahun untuk mencapai rasio tersebut. Di kita kurang dari empat tahun,” katanya, Jumat (3/11).

Nah agar kolektabilitas bisa meningkat, khususnya dari peserta mandiri, perluasan saluran pembayaran menjadi salah satu strategi yang terus diupayakan. Saat ini, ia menyebut BPJS Kesehatan pun sedang membangun platform digital yang nantinya bisa digunakan peserta sebagai saluran pembayaran iuran.

Di samping itu, ia pun menyambut baik wacana untuk melibatkan pemerintah daerah dalam membantu menanggung iuran BPJS Kesehatan dari warga masing-masing daerah. “Untuk mekanismenya tentu tergantung pemerintah nantinya seperti apa,” ungkapnya.

Ancaman defisit memang kambali menjadi hal rutin yang dihadapi BPJS Kesehatan. Di tahun ini sendiri, potensi missmatch antara pendapatan dan klaim yang dibayarkan diperkirakan berada di kisaran Rp 9 triliun.

Sumber : tribunnews.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: