Bisnis minuman kemasan bakal tertekan cukai

Bisnis minuman ringan terus tertekan. Beredarnya wacana cukai minuman kemasan berpemanis ditengarai turut mendorong penurunan pertumbuhan bisnis, seiring pula dengan menurunnya pertumbuhan sektor consumer goods saat ini.

Trijono Prijosoesilo, Ketua Asosiasi Minuman Ringan (Asrim) mengatakan sejak 2010 yang lalu industri minuman ringan terus mengalami penurunan pertumbuhan. “Kalau di 2004-2009 kami masih bisa double digit, tapi sejak 2010 hanya single digit,” ujar Trijono kepada KONTAN (12/11).

Lebih lanjut ia mengatakan, di 2016 pertumbuhan bisnis minuman hanya 4% saja. Sementara sampai di kuartal kedua tahun ini pertumbuhan terperosok 3,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Mengenai targetnya sampai akhir tahun, Trijono mengatakan pelaku industri tidak muluk-muluk. “Tahun ini bisa tumbuh saja sudah bagus, dapat 2%-3% saja sudah bersyukur,” urainya.

Trijono yang juga menjabat sebagai Direktur Public Affairs & Corporate Communications PT Cocal Cola Amatil Indonesia mengatakan, dampak cukai ini akan mengakibatkan perubahan harga produk menjadi naik. “Karena cukai itu menjadi biaya tambahan bagi kami,” sebutnya.

Mengenai kemungkinan kenaikan harga produk, Santo Kadarusman, Public Relations & Marketing Event Manager PT Singa Mas Indonesia (SMI) mengatakan, pihaknya bakal memikirkan cara yang efisien agar bisnis tetap mulus. “Antisipasinya selain kmungkinan menaikkan harga tentu mencari penyuplai yang lainnya, yang bisa memberikan harga kompetitif tanpa mengurangi kualitas dan juga memperpendek waktu ke market,” kata Santo saat dihubungi KONTAN, Minggu (12/11).

Mengenai wacana cukai minuman kemasan berpemanis, SMI mengaku tetap mendukung kebijakan yang direncanakan. “Namun sosialisasi sebaiknya jauh-jauh hari sebelum diputuskan pemberlakuan,” kata Santo.

Mengenai adanya kemungkinan untuk mengalihkan produk ke tipe rendah gula, SMI mengaku bahwa kemungkinan tersebut bisa saja. Namun produsen teh Fiesta dan minuman Serr tersebut masih mengoptimalkan lini bisnis minuman kemasan berpemanis mereka.

Sumber : kontan.co.id

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: