Jokowi Tunjuk Robert Pakpahan Jadi Dirjen Pajak Baru?

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Robert Pakpahan mengungkapkan, agen penjual menerima banjir pesanan atas Sukuk Tabungan seri ST-001.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan menunjuk Robert Pakpahan sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak baru menggantikan Ken Dwijugiasteadi. Hal ini menyusul masa tugas Ken yang akan berakhir pada 1 Desember 2017.

Dikonfirmasi mengenai kebenaran kabar tersebut, Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi masih bungkam. “Saya akan cek dulu,” kata dia melalui pesan singkatnya di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (23/11/2017).

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti pun masih menutup rapat informasi tersebut.

“Kami belum menerima informasi resmi. Wait and see saja,” ucap dia singkat kepada Liputan6.com.

Dia mengaku, baru akan memberikan keterangan bila sudah ada penetapan dari Presiden. “Statement akan kami sampaikan apabila penetapan sudah dikeluarkan oleh Presiden,” jelas dia.

Sekadar informasi, Robert Pakpahan saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan.

Sebelumnya, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden (Wapres), Sofjan Wanandi mengaku Sri Mulyani belum mengajukan nama-nama calon Dirjen Pajak.

“Belum diajukan. Kalau sudah diakukan saya harusnya tahu. Tapi ini betul-betul belum diajukan,” tegas Sofjan saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Dia menjelaskan, mencari sosok pengganti Dirjen Pajak harus melalui Tim Penilai Akhir (TPA) yang terdiri dari Presiden dan Wapres. Hingga saat ini, Sofyan menegaskan, belum ada pembicaraan tim TPA terkait pengganti Dirjen Pajak.

“Tim TPA yang menentukan siapa Dirjen, bukan menterinya. Sri Mulyani dalam mengusulkan juga mesti memperhatikan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). Tidak sembarangan usul-usul saja,” tegasnya.

Menurut Sofjan, meski 1 Desember 2017, Ken resmi pensiun, bukan berarti langsung harus ada Dirjen Pajak tetap. “Tidak mesti tetap, bisa saja nanti ada Pelaksana Tugas dulu. Hal ini tidak akan mengganggu kinerja Ditjen Pajak, kan kinerja bukan tergantung satu orang,” jelasnya.

Sumber : liputan6.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: