Denda Pajak STNK Telat 1 Hari Sama Dengan 1 Tahun? Ini Jawabannya

Banyak pengendara lupa memperpanjang pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan. Padahal, jika kita telat membayarnya, kita diharuskan membayar denda tambahan di luar pajak pokok kendaraan.

Lalu, muncul anggapan, bahwa telat bayar pajak STNK satu hari sama dengan denda jika kita telat bayar selama 1 tahun. Sehingga pemilik kendaraan membiarkan membayar pajak sampai menunggu hingga setahun. Namun anggapan itu ternyata salah besar.

Berdasarkan aturan yang diunggah di akun Divisi Humas Polri, ada cara untuk menghitung denda pajak STNK untuk motor dan mobil. Apakah itu telat satu hari, satu bulan, atau satu tahun dan seterusnya.

Begini cara menghitungnya:

Denda pajak terlambat 1 hari hingga 1 bulan akan dikenakan 25 persen dari pajak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Untuk keterlambatan lebih dari 1 bulan: 25 persen + [(Jumlah bulan terlambat-1) x 2%]
Setiap bulannya, denda pajak akan berlipat sebanyak 2%, sehingga sanksi denda maksimal untuk 1 tahun terlambat adalah 48 persen.

Untuk pajak telat 2 tahun, maka penghitungannya adalah: 2 x (PKB+SWDKLLJ) + 47%x(2xPKB) + (2×32.000).

Jika pajak telat 4 tahun maka rumusannya sebagai berikut : 4 x (PKB+SW) + 47%x(4xPKB) + (4×32.000).

Denda SWDKLLJ motor Rp32.000, mobil Rp143.000, dan truck Rp163.000

Sumber : otosia.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Pajak

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: