Defisit Anggaran Diprediksi Ada di Level 2,7%

Lebih lanjut dia mengatakan, konsekuensi darishortfall membuat defisit anggaran diprediksi ada di level 2,7% terhadap PDB. Angka ini cenderung naik dibanding tahun lalu. Efeknya beban utang semakin mempersempit ruang fiskal. Tahun 2017 sebesar Rp 220 triliun habis untuk membayar bunga utang.

“Dikhawatirkan pembangunan infrastruktur bisa terganggu karena alokasi anggaran bisa ditunda untuk membayar pos lainnya. Misalnya, untuk subsidi energi karena selisih asumsi harga minyak ICP dalam APBNP 2017 dan minyak dunia saat ini lebih dari US$ 12 per barel. Dana pembangunan yang terganggu membuat stimulus fiskal pemerintah menjadi berkurang. Dampaknya pertumbuhan ekonomi kurang optimal,” katanya.

Menurut dia, kunci menggenjot penerimaan negara adalah melakukan percepatan aneka insentif di paket kebijakan. Lebih dari 30% kontribusi pajak berasal dari sektor industri manufaktur. Kalau paket kebijakan yang diharapkan membantu industri tidak mampu jadi stimulus maka penerimaan pajak dipastikan tidak optimal.

Selain itu, menjelang tahun politik, dia mengingatkan bahwa pengusaha dan investor butuh iklim investasi yang stabil. Karena itu, hindari kegaduhan dan kebijakan yang membuat cemas dunia usaha khususnya ketidakpastian perpajakan. “Contohnya PMK 165 yang baru keluar membuat bingung pengusaha karena merasa sudah ikut tax amnestytapi masih dikejar pajaknya,” jelas dia.

Tahun depan, lanjut dia, juga momentum yang tepat untuk mendorong keterbukaan informasi pajak agartax ratio bisa naik di atas 11%. “Potensi pajak dari sektor digital seperti perusahaan over the top(facebook, google dll), transportasi online bisa dioptimalkan. Kuncinya adalah aturan yang jelas, ketegasan serta komunikasi yang baik dengan pelaku usaha,” katanya.

Sumber : beritasatu.com

http://www.pemeriksaanpajak.com

pajak@pemeriksaanpajak.com

 



Kategori:Berita Ekonomi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: